Breaking News:

Berita Bali

Tilep Dana Nasabah Bank BUMN Sekitar Rp494 Juta, Putu Ririn Dihukum 2 Tahun Penjara

Majelis hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara terhadap terdakwa Putu Ririn Lersia Oktavia (29).

Tribun Bali/Putu Candra
Hakim Ketua I Wayan Gede Rumega didampingi Hakim Anggota, Miptahul dan Nurbaya Gaol saat membacakan amar putusan terhadap terdakwa Putu Ririn di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim menjatuhkan hukuman dua tahun penjara terhadap terdakwa Putu Ririn Lersia Oktavia (29).

Mantan sales person jasa di Bank BUMN ini dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi di tempatnya bekerja, yakni menilep dana nasabah sebesar Rp494 Juta.

Amar putusan itu dibacakan majelis hakim pimpinan I Wayan Gede Rumega dalam sidang yang digelar secara online di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 22 April 2021.

Baca juga: Dibatasi 50 Orang, Berikut Aturan Persembahyangan Kuningan di Pura Jagatnatha Denpasar

Baca juga: Ditangkap Kuasai 17 Paket Tembakau Gorilla di Denpasar Bali, Tegar Dikenakan Dakwaan Alternatif

Menurut majelis hakim, perbuatan terdakwa Putu Ririn telah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1), (2), (3) UU RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Putu Ririn Lersai Oktavia dengan pidana penjara selama 2 tahun, dikurangi masa penahanan. Dan denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan," tegas Hakim Ketua I Wayan Gede Rumega didampingi Hakim Anggota Miptahul dan Nurbaya Gaol. 

Baca juga: Kejari Dalami Kasus Dugaan Korupsi BKK, Pemkot Denpasar: Kami Hormati Proses yang Berjalan

Baca juga: Terlibat Peredaran Sabu Lintas Provinsi, Wahyu Diganjar Pidana Bui 11 Tahun di PN Denpasar

Selain itu, terdakwa juga dibebankan uang pengganti sebesar Rp496.693.900.

"Dengan ketentuan apabila tidak dibayar dalam kurun waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang. Jika tidak memiliki harta benda maka dipidana selama 1 tahun penjara," imbuhnya. 

Pula dalam amar putusan majelis hakim mengurai hal memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan.

Hal memberatkan, perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara dalam hal ini bank plat merah itu sebesar Rp496.693.900.

Hal meringankan, terdakwa telah mengembalikan kerugian sebesar Rp123.673.475.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved