Breaking News:

Berita Klungkung

Pantau Penerapan Digitalisasi Layanan Kesehatan, Suwirta Krititsi Rujukan BPJS hingga Lahan Parkir 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi sejumlah pusat pelayanan kesehatan di wilayah kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Kamis 22 April

Istimewa
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi sejumlah pusat pelayanan kesehatan di wilayah kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Kamis 22 April 2021 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi sejumlah pusat pelayanan kesehatan di wilayah kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Kamis 22 April 2021.

Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta percepatan pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan digitalisasi.

Tempat yang dikunjungi di antaranya Puskesmas Banjarangkan I di desa Tusan dan Puskesmas Banjarangkan II di Dusun Losan, Desa Takmung.

Baca juga: BBPOM Denpasar Periksa Kudapan Takjil di Klungkung, Temukan Bumbu Rujak Berbahan Pewarna Tekstil

Baca juga: Berdalih Kehilangan KTP, Satpol PP Klungkung Pulangkan Seorang Wanita Tanpa Identitas

" Kegiatan itu untuk meningkatkan pelayanan masing masing Ibapp sehingga preventif dan promotif bisa dilakukan dengan baik. Karena di puskesmas kalau pelayanan sudah baik, maka kuratif akan bisa dikurangi yang berarti masyarakat akan sehat."

"Selain itu di zaman digitalisasi semua petugas puskesmas supaya beradaptasi menggunakan berbagai program database seperti e-Resep, e- Rekam Medik dan e-Antre, yang semua aplikasi tersebut bisa dikoneksikan menjadi satu sehingga bisa dikontrol dengan lebih mudah dan efisien," Ujar Bupati Suwirta, Jumat 23 April 2021.

Dalam pantauannya di setiap puskesmas, Bupati Suwirta menyempatkan diri mencoba sistem rujukan pada program database dari BPJS Kesehatan.

Baca juga: Klungkung Kembali Ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional Tahun 2021

Bupati Suwirta mengeluhkan selama ini proses rujukan dari puskesmas malah diarahkan ke rumah sakit swasta bukan ke RSUD Klungkung.

Menurutnya, hal ini tidak baik dan merugikan Pemerintah Daerah, padahal Pemda telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk program UHC BPJS.

Atas kondisi tersebut melalui sambungan telepon, Bupati Suwirta bahkan secara langsung memprotes Kepala BPJS Kesehatan Klungkung.

Menurutnya rujukan dari puskesmas bisa langsung ke RSUD Klungkung yang memiliki alat kesehatan dan dokter yang lebih lengkap.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved