Breaking News:

Berita Bali

Polda Bali Panggil Pelapor Istiqomah TV dan Desak Made, Penyidik Ditreskrimsus Ajukan 15 Pertanyaan

"Ya hari ini kami dimintai keterangan oleh penyidik terkait laporan kami ke akun YouTube Istiqomah TV. Ada 15 pertanyaan yang diajukan ke kami hari

Tribun Bali/Firizqi Irwan
I Gede Suardana bersama perwakilan Ormas Hindu Bali saat melaporkan kasus dugaan ujaran kebencian ke Polda Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang disebarkan oleh akun YouTube Istiqomah TV, penyidik Ditreskrimsus Polda Bali memanggil pelapor untuk menjalani pemeriksaan.

Menurut keterangan Dr I Gede Suardana selaku Koordinator Tim Advokasi Penegakan Dharma yang mewakili lima Ormas Hindu di Bali, ada 15 pertanyaan yang disampaikan penyidik ke pelapor terkait kasus tersebut pada Senin 26 April 2021.

"Ya hari ini kami dimintai keterangan oleh penyidik terkait laporan kami ke akun YouTube Istiqomah TV.

Ada 15 pertanyaan yang diajukan ke kami hari ini," ujar Gede Suardana terpisah, Senin 26 April 2021.

Baca juga: Buntut Video Desak Made Darmawati, Sejumlah Advokat Hindu Turut Dampingi Pelapor di Polda Bali

Lebih lanjut dalam keterangannya, ia diminta untuk memberikan keterangan seputar video yang dianggap menistakan kepercayaan umat Hindu.

Namun, ia tidak memberikan banyak penjelasan mengenai pemeriksaan pertama di Ditreskrimsus Polda Bali hari ini.

"Penyidik hanya bertanya mana saja yang termasuk ujaran kebencian.

Ya saya sampaikan sesuai yang saya denger, kalau penjelasan detail tidak bisa saya jelaskan karena sudah masuk materi," tambahnya.

Sementara dari proses penyidikan pertama ini, pihak kepolisian bisa bekerja secara profesional untuk mengusut perkara ujaran kebencian ini.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved