Breaking News:

Berita Bali

Babak Baru Kasus Video Desak Made, Polda Bali Panggil Pelapor, Tunggu Hasil Koordinasi Mabes Polri

Babak Baru Kasus Video Desak Made, Polda Bali Panggil Pelapor, Tunggu Hasil Koordinasi Mabes Polri

tribun bali/firizqi
Tim Advokasi Penegakkan Dharma memenuhi panggilan Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali pada Senin 26 April 2021. Mereka menjalani pemeriksaan sebagai pelapor kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Desak Made Darmawati selama dua jam lamanya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali memanggil pelapor terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang disebarkan oleh akun YouTube Istiqomah TV, Senin (26/4/2021).

Sebelumnya, viral video yang ditayangkan oleh akun Youtube ‘IstiqomahTV’ berisi rekaman ceramah seorang wanita bergelar doktor bernama Desak Made Darmawati.

Dalam video berdurasi lebih dari 24 menit itu, tampak Desak Made mengatakan berbagai hal tentang ajaran agama Hindu yang dinilai telah menyakiti perasaan umat Hindu.

Salah satu penggalan ceramah Desak Made yang dinilai melecehkan dan menistakan agama Hindu itu yaitu umat Hindu di Bali dalam kegiatan ibadahnya sering mengundang setan.

Dia juga menyebutkan agama Hindu memiliki banyak Tuhan.

Selain itu, Desak Made juga menyatakan umat Hindu adalah agama yang “diakal-akalin”.

Kemudian, pulau Bali bersama negara-negara India, China dan Korea disebutnya sebagai setan terbesar.

Baca juga: Buntut Ceramah Desak Made, Wayan Sudirta Sebut Proses Hukum Dapat Berlanjut & Bandingkan Kasus Ahok

Dr I Gede Suardana selaku Koordinator Tim Advokasi Penegakan Dharma yang mewakili lima Ormas Hindu di Bali, mengatakan ada 15 pertanyaan yang disampaikan penyidik ke pelapor terkait kasus tersebut.

"Ya hari ini (kemarin, Red) kami dimintai keterangan oleh penyidik terkait laporan kami ke akun YouTube Istiqomah TV. Ada 15 pertanyaan yang diajukan kepada kami," ujar Gede Suardana.

Menurutnya, dia diminta memberikan keterangan seputar video yang dianggap menistakan kepercayaan umat Hindu.

Halaman
123
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved