Breaking News:

Berita Bali

Diduga Cabuli Siswa Les yang Masih di Bawah Umur di Bali, Tuntutan Pidana Pensiunan Guru Ditunda

Pembacaan surat tuntutan terhadap terdakwa I Nyoman S (67) ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur - Diduga Cabuli Siswa Les yang Masih di Bawah Umur di Bali, Tuntutan Pidana Pensiunan Guru Ditunda 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pembacaan surat tuntutan terhadap terdakwa I Nyoman S (67) ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali.

Ditundanya sidang tuntutan, karena surat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap.

I Nyoman S adalah pensiunan guru yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak didiknya yang masih di bawah umur saat mengikuti les.

"Pembacaan tuntutan kami tunda. Surat tuntutan kami belum siap. Penundaan sudah kami sampaikan di persidangan. Sidangnya ditunda sampai Selasa pekan depan," jelas JPU Widyaningsih saat dihubungi, Rabu 28 April 2021.

Baca juga: Terkait Perkara Pencabulan Anak Kandung, Surat Putusan Hakim Belum Siap, Vonis Wayan S Ditunda

Diberitakan sebelumnya, dalam sidang dakwaan, JPU mendakwa Nyoman S dengan dakwaan tunggal.

Yakni Pasal 76E jo Pasal 82 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sementara itu, diungkap singkat dalam berkas perkara, bahwa terdakwa I Nyoman S diduga melakukan pencabulan terhadap anak korban inisial AKP yang masih di bawah umur.

Terdakwa dilaporkan oleh ibu korban setelah mendengar pengakuan anaknya, yang dicabuli oleh tersangka.

Anak korban dicabuli saat mengikuti les pelajaran matematika di rumahnya.

Terdakwa sendiri merupakan guru les matematika.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved