Breaking News:

Berita Gianyar

Anak Komang Ayu Belum Tahu Ibunya Meninggal, Kevin: Kok Banyak Bikin Banten?

Ni Komang Ayu Ardani, korban tewas dalam insiden lalu lintas jatuh ke jembatan sungai petanu di Banjar Laplapan, Ubud, Gianyar, meninggalkan suami dan

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Sejumlah kerabat mendatangi rumah keluarga mendiang Komang Ayu Ardani di Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar, Bali, Kamis 29 April 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ni Komang Ayu Ardani, korban tewas dalam insiden lalu lintas jatuh ke jembatan sungai petanu di Banjar Laplapan, Ubud, Gianyar, meninggalkan suami dan dua anaknya yang masih kecil.

Yakni IPKR alias Kevin (9) dan adiknya yang masih berusia enam tahun.

Kevin merupakan anak pertamanya yang ikut dalam insiden maut tersebut.

Namun nyawanya bisa tertolong karena berpegangan pada kayu yang berada di sungai.

Banyak pihak yang menyebutkan, peristiwa selamatnya Kevin ini tidak terlepas dari unsur gaib.

Di mana saat kejadian, Kevin disebutkan mendengar bisikan suara untuk tetap berpegangan di pohon.

Baca juga: Hari Ini Komang Ayu Dimakamkan di Pemakaman Desa Adat Siangan Gianyar

"Kevin, ngoyong ditu, tekekin ngisiang punyan kayune, de bareng nugtug (Kevin, diam di situ, pegang erat pohonnya, jangan ikut ke sini)," ujar keluarga korban, Wayan Rata menirukan ucapan yang didengarkan Kevin saat insiden tersebut. 

Rata juga mengungkapkan, sampai saat ini anak tersebut belum mengetahui bahwa ibunya telah tiada.

Sebab pihak keluarga hanya mengatakan bahwa ibunya hilang.

Karena ketidaktahuan tersebut, Kevin pun sempat menanyakan keluarganya yang saat ini membuat banyak banten atau sarana upacara.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved