Breaking News:

Berita Bangli

Mengaku Tak Balik Modal, Pedagang di Pasar Loka Crana Bangli Pilih Tutup Kios

Sejak diresmikan tahun 2019, Pasar Terminal Loka Crana seolah kurang diminati pengunjung. Hal ini terlihat dari banyaknya kios yang tutup

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Sejumlah kios pedagang kuliner dan kios pedagang jamu di Pasar Loka Crana yang tutup dan tampak tak terawat, Rabu 28 April 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejak diresmikan tahun 2019, Pasar Terminal Loka Crana seolah kurang diminati pengunjung.

Hal ini terlihat dari banyaknya kios yang tutup serta kondisinya yang kumuh tak terawat.

Pantauan tribun-bali.com pada Rabu 28 April, suasana kumuh tampak jelas di lantai II sebelah barat pasar Loka Crana, tepatnya di kios khusus kuliner khas Bangli.

Delapan kios yang ada di sana juga tidak ada satupun yang buka. Begitupun dengan kios perajin dan penjual jamu, juga tidak ada yang buka.

Sementara kios pedagang kain dan sandal, hanya sebagian saja yang menjajakan dagangannya.

Beberapa kios pedagang kain bahkan ada yang ditempeli surat imbauan untuk segera membuka kiosnya, lantaran diketahui jarang/belum pernah memanfaatkan kiosnya.

Baca juga: Empat Pemudik Diminta Putar Balik di Pos Penyekatan Tembuku Bangli

Dalam surat tersebut, dinas juga menegaskan akan memberikan kios pada pedagang lain yang membutuhkan.

Namun sayang, surat tertanggal 17 Desember 2019 itu seolah hanya gertak sambal. Karena toh hingga kini, masih banyak pedagang yang belum pernah membuka kiosnya.

Beberapa pedagang menilai, sepinya kondisi pasar membuat para pedagang lain memutuskan untuk membuka kios di rumah.

Tak sedikit pula pedagang yang mencari kontrakan lain di luar pasar Loka Crana, yang lokasinya lebih strategis. 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved