Breaking News:

Kapal Selam Hilang Kontak

Penghormatan KRI Nanggala 402, Organisasi Masyarakat Tabur Bunga di Pelabuhan Celukan Bawang Bali

Sejumlah organisasi kemasyarakatan tampak menggelar doa bersama sekaligus tabur bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang, Rabu 28 April 2021 sore.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Salah satu anggota KMHDI Buleleng saat menabur bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang, Rabu (28/4) sore 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan laut Bali Utara mematik rasa prihatin dan duka semua pihak.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan tampak menggelar doa bersama sekaligus tabur bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang, Rabu 28 April 2021 sore. 

Dari pantauan di lokasi, organisasi kemasyarakatan yang menggelar doa bersama dan tabur bunga ini diantaranya KMHDI Buleleng, Aliansi Pemuda Hindu Bali Buleleng, serta Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Buleleng. Mereka melaksanakan doa bersama di Pura Swagina Bhuana Amerta Pelabuhan Celukan Bawang.

Setelah menggelar doa bersama, mereka selanjutnya berjalan kaki menuju ke dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang, dengan didampingi oleh dua petugas TNI AL.

Di dermaga tersebut, mereka menaburkan bunga jenis pacar berwarna merah, putih dan ungu, sembari memanjatkan doa agar 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 segera ditemukan. 

Selamat Jalan Letkol Irfan Suri, Korban KRI Nanggala 204 yang dikenal Rendah Hati dan Tegas

Ini Pesan Menyentuh Hati Serda Setyo Wawan Awak KRI Nanggala 402 pada Istri: Berdoa Saja Sama Allah

Viral Video Awan Mirip Kapal Selam KRI Nanggala 402, Direkam dari Pantai Matahari Terbit Sanur Bali

Ketua KMHDI Buleleng, Luh Sinta Yani mengatakan, doa bersama dan tabur bunga ini dilakukan oleh pihaknya sebagai wujud bela sungkawa serta penghormatan terakhir kepada 53 prajurit yang gugur dalam peristiwa tersebut.

Sementara salah satu anggota GIAN Buleleng tampak tak kuasa menahan sedih saat menaburkan bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang.

Perempuan yang namanya enggan disebutkan itu  menangis, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, lantaran membayangkan musibah yang dialami 53 prajurit itu hingga tenggelam di kedalaman 800 meter lebih. 

Ketua GIAN Buleleng, Komang Arya Suardana mengatakan, tabur bunga yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit yang gugur dalam peristiwa tersebut.

"Tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada seluruh prajurit yang ada di kapal tersebut, karena mereka telah berkontribusi menjaga keamanan wilayah perairan NKRI," pungkasnya.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved