Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Pengurus Masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah Bersyukur Jamaah Masih Antusias Laksanakan Ibadah Tarawih

Pelaksanaan ibadah shalat tarawih yang dilaksanakan secara rutin di masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah sampai menjelang malam kedelapanbelas masih

Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Harun Ar Rasyid
Masjid yang beralamat di Jalan Suwung Batan Kendal, Sesetan, Kec. Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jelang malam kedelapanbelas perayaan ibadah shalat tarawih, pembina takmir masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah Suwung, Denpasar, Bali mengatakan jamaah masih antusias melaksanakan ibadah shalat tarawih.

Pelaksanaan ibadah shalat tarawih yang dilaksanakan secara rutin di masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah sampai menjelang malam kedelapanbelas masih dipenuhi jamaah.

"Kalau kegiatan di masjid seperti biasa, kita masih mengadakan shalat tarawih, dan disini alhamdulillah jamaah kita selalu penuh, kan biasanya mulai pertengahan sampai akhir ramadhan itu mulai sedikit, kalau disini alhamdulillah kita masih penuh" Ujar Bacok Toh Jaya, Pembina Takmir Masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah pada Kamis 29 April 2021.

Masjid yang beralamat di Jalan Suwung Batan Kendal, Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali ini berkapasitas sebanyak 250 jamaah.

Baca juga: Alasan Lupa, 11 Pelanggar Prokes Terkait Penggunaan Masker Terjaring di Desa Ubung Kaja Denpasar

 Jumlah kapasitas tersebut merupakan kapasitas di masa pandemi.

"Kapasitas disini itu 250an jamaah, dan kalau penuh itu langsung ditutup, soalnya disini kita ketat sama protokol kesehatan" jelasnya.

Masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah merupakan satu dari dua masjid yang berada di wilayah Sesetan, Denpasar Bali.

Hal inilah yang kemungkinan menjadi penyebab jamaah masjid Masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah banyak melakukan ibadah di masjid ini.

Masjid yang menjadi simbol keberadaan komunitas kampung Bugis ini juga mempunyai sejarah panjang hingga mencapai kondisi seperti sekarang ini.

"Punya masjid seperti ini, bagi saya yang merupakan orang bugis yang lahir dan besar disini adalah seperti mimpi di siang bolong" tutur Pembina Takmir Masjid Masjid Al Mu'awwanatul Khairiyah tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved