Breaking News:

Hari Pendidikan Nasional

Kisah Gung Adhitya Mengajar di Sekolah Pelosok Jembrana, Jaraknya Hanya Satu Kilometer dari Hutan

Kemudian dirinya langsung mengajar di SDN 3 Tegalcangkring mulai tahun 2014 silam. Atau sekitar tujuh tahun yang lalu.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Anak Agung Putu Agung Adhitya Satria Utama,S.Pd. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) jatuh pada Minggu 2 April 2021 hari ini.

Ujung tombak pendidikan sendiri ialah seorang Guru.

Dimana guru, menjadi tumpuan terpenting untuk kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Hal ini pulalah yang ditunjukkan dari perjuangan seorang guru di Jembrana, Anak Agung Putu Agung Adhitya Satria Utama,S.Pd.

Baca juga: Jadi Guru di Nusa Penida, 10 Tahun Gede Jaya Hidup Jauh dari Keluarga

Dimana dirinya berjuang untuk pendidikan dasar putra-putri Jembrana.

Gung Adhitya sendiri merupakan alumni dari Undiksha Singaraja tahun 2013.

Di tahun 2013 itu pulalah dirinya langsung mendaftar sebagai PNS di Jembrana sebagai tenaga pendidik sekolah dasar.

Kemudian dirinya langsung mengajar di SDN 3 Tegalcangkring mulai tahun 2014 silam. Atau sekitar tujuh tahun yang lalu.

Sebagai guru di tengah masa pandemi, Gung Adhitya mengaku, bahwa sebagai seorang guru, memang menjadi tantangan tersendiri.

 Terutama di tengah teknologi atau internet dengan kecepatan mumpuni, belum menjamah pedesaan di Jembrana. Tepatnya di sekolah yang diajarnya, belum memiliki hal tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved