Breaking News:

Corona di Indonesia

Ditemukan di Bali dan Jakarta, Varian Baru Covid-19 dari India dan Afrika Sudah Masuk Indonesia

Dua mutasi virus Corona atau SARS-CoV-2 tersebut, kata Budi, memiliki tingkat penularan yang relatif tinggi, sehingga penyebarannya sangat cepat.

Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin saat ditemui di Bebek Tepi Sawah, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, Jumat 12 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Virus Corona penyebab penyakit Covid-19 di seluruh dunia terus bermutasi.

Kini dua varian baru Covid-19 telah masuk Indonesia. Varian baru ini berasal dari India dan Afrika Selatan yang telah ditemukan di Bali dan Jakarta.

Masuknya dua varian baru Covid-19 ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

"Sudah ada mutasi baru yang masuk yaitu mutasi dari India, ada dua insiden yang sudah kita lihat dua-duanya di Jakarta dan satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk, itu yang ada di Bali," kata Budi Gunadi setelah rapat terbatas di kantor presiden, Jakarta, Senin 3 Mei 2021.

Baca juga: Krisis Covid-19 di India Makin Parah, Kehabisan Vaksin dan Catat 3.689 Kematian dalam 24 Jam

Baca juga: India Kembali Catatkan Rekor Kenaikan Harian Kasus Covid-19, Obat dan Oksigen Makin Langka

Dua mutasi virus Corona atau SARS-CoV-2 tersebut, kata Budi, memiliki tingkat penularan yang relatif tinggi, sehingga penyebaran dan pergerakan varian baru ini diperhatikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

"Ini harus kita jaga mumpung masih sedikit karena mereka pasti akan segera menyebar karena penularannya relatif lebih tinggi daripada yang lain," kata Budi Gunadi.

Dengan temuan insiden mutasi virus tersebut, Budi mengatakan, total terdapat 13 insiden mutasi virus di Indonesia, termasuk insiden mutasi virus asal Inggris.

Untuk mengantisipasi penyebaran mutasi virus tersebut, Menkes meminta upaya 3 T yakni testing, tracing, dan treatment oleh petugas dilakukan dengan disiplin dan masif. Selain itu juga masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Apapun virusnya apapun mutasinya, kalau kita disiplin protokol kesehatannya memakai masker mencuci tangan menjaga jarak Insyaallah harusnya penularan tidak terjadi," katanya.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta masyarakat tetap tenang menghadapi masuknya varian baru Covid-19 ini. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved