Breaking News:

Berita Tabanan

Kaji Pendapatan dan Aset Tabanan, Pansus VI Temukan Sejumlah Aset Masih Bermasalah

Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Tabanan yang khusus mengkaji tentang Optimalisasi Pendapatan dan Aset di Tabanan menggelar rapat intern di Ruang Rapat

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana rapat intern Pansus VI DPRD Tabanan tentang Pengelolaan Aset dan Pendapatan di Kantor DPRD Tabanan, Senin 3 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Tabanan yang khusus mengkaji tentang Optimalisasi Pendapatan dan Aset di Tabanan menggelar rapat intern di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan, Senin 3 Mei 2021.

Rapat ini membahas rujukan mengenai aset dan pendapatan selama ini untuk selanjutnya akan direkomendasikan ke eksekutif besok, Selasa 4 Mei 2021. 

Selama ini, pihak Pansus VI sudah turun ke lapangan untuk mendata aset maupun sumber pendapatan yang bisa digali oleh Pemkab Tabanan.

Tim pansus juga menyoroti soal aset yang masih terbengkalai bahkan beberapa tahun lalu sempat menjadi polemik saling klaim, yakni aset di kawasan Pantai Nyanyi Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

Baca juga: Bantuan Bedah Rumah di Tabanan Tahun Ini Ditiadakan, 70 Unit Terima Bantuan Stimulan

"Hari ini kita rapat internal terakhir karena besok sudah langsung menyampaikan rekomendasi ke eksekutif. Harapan kami apa yang kami rekomendasikan bisa direalisasikan atau dicarikan solusi ketika ada aset yang bermasalah," kata Ketua Pansus VI, I Nyoman "Komet" Arnawa didampingi Sekretaris Pansus, I Putu Eka Putra Nurcahyadi usai rapat tersebut, Senin 3 Mei 2021. 

Dia mencontohkan, rekomendasi yang akan disampaikan ke eksekutif seperti aset yang masih terbengkalai, tak memiliki sertifikat, dan beberapa lainnya lagi.

Pihaknya meminta kejelasan dari eksekutif terkait aset-aset yang dimaksud tersebut. 

"Ini harus betul-betul fix, karena milik rakyat. Jadi jangan sampai ada tanah (aset) pemkab yang terbengkalai bahkan hilang. Apalagi bisa menimbulkan perkara di kemudian hari," tegasnya.

Salah satu contoh aset Pemkab Tabanan yang sebelumnya bermasalah adalah lahan di kawasan Pantai Nyanyi. Lahan dengan luas sekitar 1.6 hektare ini justru terjadi saling klaim. 

Baca juga: Tingkat Konsumsi Makan Ikan di Tabanan Masih Rendah, Pemkab Salurkan 500 Paket Gemar Makan Ikan

"Dulu sempat bermasalah, namun pada akhirnya memang milik Pemkab Tabanan aset tersebut," jelasnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved