Breaking News:

Berita Badung

Harus Membayar Biaya Rapid Antigen Rp 170 Ribu, Seorang Penumpang di Terminal Mengwi Badung Protes

Setelah semua penumpang mengakui sudah melaksanakan rapid test di loby Terminal penumpang, selanjutnya kembali dicek di dalam bus dan melihatkan bukti

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Penumpang di Terminal Tipe A Mengwi antre untuk mengikuti rapid test pada Selasa 4 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelaksanaan Rapid Antigen yang diwajibkan untuk penumpang di Terminal Tipe A Mengwi masih berlangsung sampai pukul 20.00 wita pada Selasa 4 mei 2021.

Kendati demikian, aparat kepolisian terlihat tetap melakukan pemeriksaan dengan ketat

Setelah semua penumpang mengakui sudah melaksanakan rapid test di loby Terminal penumpang, selanjutnya kembali dicek di dalam bus dan melihatkan bukti atau hasil rapid tersebut.

Kendati demikian saat pelaksanaan rapid  test antigen, ada beberapa penumpang yang protes.

Baca juga: Dinkes Badung Akui Temukan Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Imbau Masyarakat Tak Panik

Penumpang yang protes lantaran harga test rapid sebesar Rp 170 ribu.

Menurut penumpang yang diketahui bernama Ninik Ernawati itu harganya semestinya Rp 120 ribu.

"Seperti bisnis saja ini. Saya tau kok berapa semestinya bayar," ungkapnya kepada petugas.

Kendati demikian dengan penuh emosi dirinya tetap membayar dan mengikuti rapid test antigen yang telah disediakan.

Pasalnya pelaksanaan rapid tersebut merupakan syarat penyeberangan ke luar pulau.

"Iya-iya saya bayar, dikira saya tidak tahu berapa harga rapid antigen itu," ujarnya dengan nada tinggi.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved