Breaking News:

Ratapan Pemilik Homestay di Bali di Masa Pandemi Covid-19, Tamunya Sampai Nunggak 2-3 Bulan

Namun saat pandemi yang sudah memasuki setahun lebih penginapan yang ia dirikan pada tahun 1980 an ini sepi tamu.

Tribun Bali / Rizal Fanany
Pegawai mengecek kolam renang dan kamar yang disewakan di Home Stay Janji Inn, Legian, Badung, Rabu 5 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, LEGIAN - Nyoman Kerdi bersama pegawainya terlihat mengecek fasilitas kamar yang ia sewakan di Home Stay Janji Inn kawasan Legian, Badung, Bali pada Rabu 5 Mei 2021.

Setahun lebih pandemi COVID-19 home stay miliknya sangat sepi tamu.

Ia mengungkapkan sebelum pandemi kamar-kamar ini ia sewakan untuk tamu asing maupun lokal.

"Yang sewa rata-rata tamu asing dari Australia, Prancis dan Spanyol tapi juga ada lokal," ungkapnya.

Namun saat pandemi yang sudah memasuki setahun lebih penginapan yang ia dirikan pada tahun 1980 an ini sepi tamu.

"Mulai sepi waktu Maret memasuki April tahun lalu sudah tidak ada tamu. Padahal sebelum Covid-19 banyak tamu kami yang dulu booking kamar dan ingin tinggal lama di Bali. Tapi karena situasinya sudah begitu, ternyata tamunya tidak bisa ke sini. Makanya pusing," jelasnya.

Ia menceritakan tamu yang menginap di homestay-nya mulai dari harian, bulanan, bahkan tahunan.

“Biasanya harian, ada bulanan, ada tahunan juga, tapi rata-rata bulanan,” keluhnya.

Untuk saat ini tamu yang tersisa ditempatnya hanya enam orang.

Dari keenam tamu ini merupakan tamu asing yang tidak bisa kembali ke tempat asalnya .

Halaman
12
Penulis: Rizal Fanany
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved