Breaking News:

Berita Klungkung

Alami Patah Kaki Akibat Dihajar Massa Saat Curi Sesari, Nengah Akan Jalani Operasi di RSUD Klungkung

Nengah M (45), warga asal Dusun Pangi, Desa Pikat yang dihajar massa karena kedapatan mencuri sesari

Istimewa
Pencuri Sesari, Nengah M saat mendapatkan perawatan di RSUD Klungkung, Kamis 6 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Nengah M (45), warga asal Dusun Pangi, Desa Pikat yang dihajar massa karena kedapatan mencuri sesari di Pura Pasek di Pundukdawa, Desa Pesinggahan, Klungkung, Bali, masih menjalani perawatan di RSUD Klungkung, Kamis 6 Mei 2021.

Rencananya pelaku akan menjalani operasi, karena kaki kanannya patah.

Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa menjelaskan, Nengah M saat ini masih dirawat di Ruangan Durian, RSUD Klungkung.

Kondisinya stabil, dan tengah persiapan menjalani operasi.

Baca juga: Dihajar Massa Karena Mencuri Sesari di Pura Pasek Pundukdawa,Nengah Ngaku Lakukan Aksinya Sejak 2020

“Pasien tersebut sekarang berada di ruang durian dan persiapan untuk operasi karena mengalami patah di kaki kanan," ujar Gusti Putu Widiyasa, Kamis 6 Mei 2021.

Menurutnya, Nengah M tidak sendiri, ada pihak kepolisian yang mendampinginya sejak pertama masuk rumah sakit.

"Ada kepolisian dari Polsek yang mendampinginya," ungkapnya.

Nengah M (45) dihajar massa karena kedapatan mencuri sesari di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Dusun Pundukdawa, Desa Pesinggahan, Rabu 5 Mei 2021 dini hari.

Kapolres Klungkung, AKBP Bima Arya Viyasa menjelaskan, dari keterangan awal, pelaku mengakui sudah menjalankan aksinya mencuri sesari di pura tersebut sejak tahun 2020 lalu.

"Pengempon pura kerap kehilangan uang sesari. Keterangan awal pelaku ia sudah melakukan aksinya sejak tahun 2020," jelas Bima Arya Viyasa.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved