Breaking News:

Berita Bali

Bule Lukis Masker Dideportasi, Gubernur Koster: Kejadian Ini Resahkan Warga Bali

Leia Se seorang WN asal Rusia menjalani proses deportasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Instagram niluhdjelantik
Bule Lukis Masker Dideportasi, Gubernur Koster: Kejadian Ini Resahkan Warga Bali 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Leia Se seorang WN asal Rusia yang beberapa waktu lalu viral di media sosial karena melukis wajahnya seolah-olah seperti menggunakan masker menjalani proses deportasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Rabu 5 Mei 2021.

"Kanwil Kemenkumham Bali segera melakukan pendeportasian kepada Leia Se melalui Bandara Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno Hatta DKI Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia," ujar Gubernur Bali Wayan Koster, di Kantor Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali, Rabu.

Untuk selanjutnya dari Bandara Soekarno Hatta menuju Moskow melalui Dubai dengan penerbangan Emirates Airlines.

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan bersalah, telah melanggar Peraturan Gubernur Bali No 10 tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru," papar Gubernur Bali yang didampingi Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk.

Baca juga: Bule Rusia Viral Lukis Wajah Menyerupai Masker di Bali Ternyata Sudah Tiga Kali Buat Konten Prank

Menurut Gubernur, kejadian tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat, terutama di Bali yang sedang gencar melaksanakan kampanye, atau sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 guna membangun kepercayaan menuju pemulihan pariwisata di Bali.

"Dengan ini saya menegaskan bahwa kita tidak akan pernah memberi toleransi terhadap siapa pun, termasuk warga negara asing yang melanggar protokol kesehatan sebagai pelaksanaan Peraturan Gubernur No 10 Tahun 2021 yang telah diberlakukan untuk menjaga Bali dari penyebaran Covid-19," tegas Gubernur Bali Wayan Koster.

Berdasarkan dari laporan masyarakat terkait kejadian yang viral di media sosial, yang terjadi di sebuah supermarket, kawasan Kuta, yang melibatkan 2 orang WNA yang dilarang masuk oleh seorang security toko karena tidak menggunakan masker.

Terlihat salah satu orang asing tersebut ternyata telah mengakali petugas keamanan dengan melukis wajahnya (face painting) menyerupai masker.

"Setelah kejadian tersebut viral di media sosial, pada 21 April 2021, saya langsung bergerak cepat, menerjunkan Tim Gabungan yang dipimpin oleh Kepala Kanwil Kumham Provinsi Bali, terdiri dari unsur; Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Polres Badung, dan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali untuk mencari keberadaaan orang asing tersebut," kata Gubernur Koster.

Dalam waktu kurang dari satu hari, tepatnya pada 22 April, orang asing tersebut berhasil ditemukan. Kemudian Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali, memanggil yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan, identitas orang asing tersebut bernama Leia Se berkewarganegaraan Rusia.

Leia masuk ke Indonesia pada 1 Maret 2020 menggunakan visa kunjungan dengan izin tinggal berlaku sampai 11 Mei 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved