Breaking News:

Berita Buleleng

Diduga Selewengkan Dana BUMDes Sekitar Rp 250 Juta, Mantan Ketua BUMDes Pucaksari Buleleng Ditahan

Dengan berpakaian rompi oranye, Jinarka digiring oleh petugas kejaksaan naik ke dalam mobil tahanan, untuk selanjutnya dititipkan di Rutan Mapolres

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Jaksa saat melakukan penahanan terhadap Mantan Ketua BUMDes Pucaksari, Nyoman Jinarka Kamis (5/5/2021) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA  – Setelah tiga tahun menyandang status sebagai tersangka, Tim Penyidik Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Buleleng akhirnya melakukan penahanan kepada Mantan Ketua BUMDes Pucaksari, Kecamatan Busungbiu  Nyoman Jinarka, Kamis 5 Mei 2021 siang.

Dengan berpakaian rompi oranye, Jinarka digiring oleh petugas kejaksaan naik ke dalam mobil tahanan, untuk selanjutnya dititipkan di Rutan Mapolres Buleleng.

Kasi Intel Kejari Buleleng, juga sebagai Humas Kejari Buleleng AA Jayalantara mengatakan, penyidik sejatinya telah menetapkan Jinarka sebagai tersangka tiga tahun yang lalu, atas dugaan penyelewengan dana BUMDes senilai kurang lebih Rp 250 juta.

Namun saat ditetapkan sebagai tersangka itu, penyidik tidak dapat langsung melakukan penahanan lantaran masih menunggu hasil perhitungan dari tim audit.

Baca juga: Pansel Terima Tambahan Dua Pelamar Lelang Jabatan, Pujawan Melamar Jabatan Kepala Dinkes Buleleng

“Awalnya audit mau dilakukan oleh BPKP namun hasilnya tidak turun-turun.

 Saking lamanya, akhirnya kami alihkan ke Inspektorat Buleleng, hingga akhirnya diketahui bahwa BUMDes Pucaksari mengalami kerugian Negara sebesar Rp 250 juta lebih.

Setelah mendapatkan hasil audit itulah kami baru bisa melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,” terangnya.

Disinggung terkait modus, Jayalantara menyebut Desa Pucaksari mendapatkan bantuan dana Gerbangsadu sebesar Rp 1,2 Miliar dari Pemprov Bali beberapa tahun lalu.

Dana tersebut kemudian dikelola BUMDes yang saat itu diketuai oleh Nyoman Jinarka, untuk unit simpan pinjam dan unit toko.

Pada unit simpan pinjam itu lah, tersangka disinyalir menyelewengkan uang milik warga yang sejatinya diberikan untuk membayar cicilan pinjamannya.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved