Breaking News:

Berita Bali

Kirim 98 Sampel Positif ke Jakarta, Satgas Covid-19 Bali Sudah Tracing Keluarga Pasien Varian Baru

Pemerintah Provinsi Bali mengirim seluruh sampel pasien positif Covid-19 di wilayah Badung dan Denpasar ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pixabay
Ilustrasi covid-19 - Kirim 98 Sampel Positif ke Jakarta, Satgas Covid-19 Bali Sudah Tracing Keluarga Pasien Varian Baru 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Untuk mengetahui apakah virus Covid-19 varian Afrika dan Inggris menjadi transmisi lokal, pihak Pemerintah Provinsi Bali mengirim seluruh sampel pasien positif Covid-19 di wilayah Badung dan Denpasar ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya mengatakan, seluruh sampel pasien positif dari wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar akan dikirim ke Litbangkes.

"Nantinya kasus positif di bulan Mei ini di wilayah kasus itu (Badung dan Denpasar), semua sampel akan kita kirim ke Litbangkes. Dan itu yang menentukan apakah sudah terjadi transmisi lokal di daerah situ atau belum. Karena (Litbangkes, Red) yang bisa melakukan Genome Sequencing," ungkapnya, Rabu 5 Mei 2021.

Seperti diberitakan, Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya mengatakan, pihaknya mendapat konfirmasi langsung dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin tentang masuknya virus corona varian baru ke Bali.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Dunia 2 Pekan Terakhir Ini Lebih Banyak dari 6 Bulan Pertama

Koster menyebutkan, dari dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu terinfeksi varian positif akibat penularan varian baru dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351.

Sedangkan satu orang positif akibat penularan varian baru dari Inggris dengan kode B.1.1.7.

Koster mengaku, kedua varian itu ditemukan seusai dilakukan uji sampel dari beberapa pasien positif Covid-19 di RSUP Sanglah yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pihaknya menyebutkan, pasien yang terinfeksi varian baru Afrika Selatan tersebut berasal dari Kabupaten Badung dan telah dinyatakan meninggal.

Korban, lanjut Koster, belum melakukan program vaksinasi sama sekali.

Sementara, untuk pasien yang mengidap varian baru dari Inggris berasal dari Kota Denpasar dan telah dinyatakan sembuh serta dipulangkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved