Breaking News:

Berita Denpasar

Seniman & Sopir Travel di Denpasar Tak Bisa Diajukan untuk Dapat Dana Hibah, Ini Penjelasan Disparda

Disparda Kota Denpasar tidak bisa mengajukan dana hibah atau bantuan di masa pandemi Covid-19 bagi seniman dan sopir travel.

Tribun Pontianak/Istimewa
Ilustrasi dana hibah - Seniman & Sopir Travel di Denpasar Tak Bisa Diajukan untuk Dapat Dana Hibah, Ini Penjelasan Disparda 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar tidak bisa mengajukan dana hibah atau bantuan di masa pandemi Covid-19 bagi seniman dan sopir travel.

Hal ini dikarenakan pemerintah pusat tidak menganggarkan bantuan untuk mereka.

Bahkan tidak ada teknis pemberian stimulus yang diturunkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disparda Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, Rabu 5 Mei 2021.

Baca juga: Menparekraf: Bali Diperkirakan Dapat 40-45 Persen Dana Hibah Pariwisata dari Rp 3,7 Triliun 

Dezire mengatakan, pihaknya sudah berupaya untuk mengajukan seniman dan sopir travel untuk mendapatkan bantuan hibah sampai ke pusat.

“Bahkan kami pernah mengajukan langsung kepada Pak Menteri (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno) saat berkunjung ke Dharma Negara Alaya (DNA) di Lumintang,” katanya.

Akan tetapi sampai saat ini teknis dari pusat untuk pemberian hibah ke seniman dan sopir travel belum ada kejelasannya.

“Rencananya yang diajukan mendapatkan hibah adalah seniman yang selama ini mengandalkan pendapatan dengan pementasan di kawasan pariwisata. Selain itu juga ada sopir travel yang seharusnya menjadi atensi Disparda. Tetapi kendalanya ini kan belum ada teknis yang turun dari pusat. Bagaimana nanti pembagiannya dan syarat yang harus dipenuhi itu apa, belum sama sekali ada kami terima,” imbuhnya.

Hal itu pun menyebabkan pihaknya juga belum bisa melakukan pendataan.

“Jika tidak ada teknis yang turun itu artinya belum ada pemerintah pusat menganggarkan untuk seniman dan sopir travel,” katanya.

Pihaknya pun hanya menunggu keputusan pusat.

Baca juga: Bali Diperkirakan Akan Dapat 40-45 Persen Dari Rp 3,7 Triliun Dana Hibah Pariwisata

Jika nantinya sudah ada perkembangan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan asosiasi sopir travel di Denpasar, Bali.

“Kalau tidak ada ya kami tidak bisa melakukan apa-apa, karena kami hanya menunggu pusat saja,” katanya. (*).

Kumpulan Artikel Denpasar

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved