Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Hari Pertama Masa Penyekatan Mudik Lebaran 2021, Dirlantas Polda Bali Amankan 4 Unit Travel Gelap

Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol Indra membagikan pengalaman pantauan di sejumlah titik pos penyekatan di Provinsi Bali pada saat hari

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dir Lantas Polda Bali
Travel gelap terjaring operasi penyekatan mudik di wilayah Jembrana, Bali, Kamis 6 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol Indra membagikan pengalaman pantauan di sejumlah titik pos penyekatan di Provinsi Bali pada saat hari pertama masa penyekatan mudik, Kamis 6 Mei 2021 kemarin. 

Dir Lantas bersama sejumlah satker lain memantau Bandara I Gusti Ngurah Rai, Terminal Mengwi, pos-pos penyekatan di Bali seperti Pos Simpang Tiga Umanyar, Pos Megati Tabanan, Pos Cekik hingga Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

Indra menjelaskan bahwa secara umum kondisi hari pertama penyekatan mudik di Bali berjalan dengan lancar, tidak ditemukan kejadian - kejadian menonjol, seperti halnya pemudik yang terkatung-katung karena tidak bisa melintas ke Jawa maupun pemudik yang protes marah-marah melawan petugas karena putar balik.

Baca juga: Perketat Arus Mudik Dari Wilayah Denpasar Selama 24 Jam, Motor Paling Banyak Diperiksa Petugas

"Kemarin kita sudah tinjau di beberapa pos secara umum lancar, anggota gabungan dari berbagai instansi bertugas di posnya masing-masing secara terpadu dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan - kendaraan yang lewat, kalau lokal kita persilakan lanjut dengan syarat protokol kesehatan, kalau ada yang mudik kita periksa kelengkapan surat-suratnya," kata Indra.

"Di Bandara Ngurah Rai dan Terminal Mengwi sepi dari lalu lalang penumpang, hanya kita-kita saja para petugas," sambungnya.

Saat memantau penyekatan mudik, Indra juga sempat menangkap 4 unit travel gelap mengangkut pemudik dari Denpasar dan hendak menyeberang melintas ke Jawa melalui Jembrana.

Baca juga: Penjagaan Pelarangan Mudik di Uma Anyar Denpasar Dibantu Pecalang, Bendesa: Kami Ngayah

"Kemarin kita temukan di Jembrana ada 4 travel gelap, mau nyebrang ke Jawa, setelah kita periksa tidak ada surat-surat, tidak ada izin trayek, jadi kendaraan pribadi yang dijadikan travel gelap," ujar dia.

"Mereka tidak ada asuransi segala macam, kalau ada apa apa kan membahayakan, para penumpang juga tidak bisa menunjukkan surat negatif covid-19, SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) tidak ada otomatis kita pulangkan, untuk kendaraan kita tilang dengan barang bukti kendaraan," jabarnya.

Sejauh ini, Indra tidak mendapati laporan adanya pemudik yang protes kepada petugas lantaran terpaksa putar balik.

Justru petugas secara humanis memberikan imbauan kepada pemudik.

Baca juga: Naik Mobil Bali-Mentawai, Bule Rusia & Pacar Dicegat di Palembang: Tidak Mudik, Tapi Urus Pernikahan

"Marah-marah putar balik sejauh ini tidak ada, mereka kami yakinkan, kami beri pemahaman karena ini untuk kepentingan bersama ya mereka putar balik, walaupun kita tidak tahu apa yang dia rasakan mungkin kecewa, tapi situasi memang tidak memungkinkan mereka balik," ucap Indra.

Dirlantas Polda Bali berharap dengan masyarakat mematuhi peraturan pemerintah terhadap larangan mudik serta meningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan supaya mampu memutus rantai penyebaran Covid-19 dan angka kasus dapat ditekan apalagi Bali bersiap untuk pembukaan pariwisata yang lebih luas.

Baca juga: 14 Travel Gelap Batal Mudik, Hari Pertama Penyekatan Keluar Bali

"Kita berharap dengan dipatuhinya peraturan ini cepat bisa memutus mata rantai apalagi ada varian baru yang masuk, mungkin kita sehat tapi kita membawa virus, kita ke pasar, ke pusat keramaian, dibawa mudik ketemu orang, tertular kemudian membahayakan bagi keluarga di kampung halaman," ujarnya.

Di samping itu, untuk penyekatan di jalur-jalur "tikus", kata Indra, petugas rutin melakukan giat patroli pemantauan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang nekat melalui jalur-jalur tersebut.

"Jalur tikus sejauh ini tidak didapati tapi tetap kita pantau. Mudah nudahan masyarakat paham maksud pemerintah demi keselamatan bersama," ujarnya lagi. (*)

Berita lainnya di Mudik Lebaran 2021

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved