Breaking News:

Kesehatan

Inilah Badai Sitokin yang Rengut Nyawa Banyak Orang Selama Pandemi

Badai sitokin seringkali disebut sebagai penyebab kematian banyak orang selama pandemi Covid-19 ini.

AFP
Pasien covid-19 di India menggunakan oksigen. Obat Covid-19 dan Oksigen Langka Di Rumah Sakit, Warga India Berburu ke Pasar Gelap 

TRIBUN-BALI.COM - Badai sitokin seringkali disebut sebagai penyebab kematian banyak orang selama pandemi Covid-19 ini.

Sebenarnya, badai sitokin ini bukanlah nama sebuah penyakit.

Badai sitokin merupakan sindrom yang mengacu pada sekelompok gejala medis di mana sistem kekebalam tubuh mengalami terlalu banyak peradangan.

Akibatnya, organ gagal berfungsi dan memicu kematian.

Baca juga: Diduga Ada Masalah dengan Pacar, Pria Ini Nekat Tabrakkan Diri Ke Mobil yang Melintas

Sebenarnya apa itu badai sitokin?

Badai sitokin juga tak hanya terjadi pada pasien yang mengalami Covid-19.

Sindrom ini juga bisa dialami oleh penderita autoimun seperti artritis juvenile.

Badai sitokin juga bisa terjadi selama beberapa jenis pengobatan kanker.

Baca juga: Bahas RTRW, Payangan dan Tampaksiring Masuk Usulan Kawasan Pariwisata di Gianyar

Biasanya, kondisi ini dipicu oleh infeksi seperti influensa. Penelitian terhadap pasien influenza H1N1 juga menemukan 81 persen mereka yang meninggal mengalami gejala badai sitokin.

Bagaimana efek badai sitokin pada tubuh?

Halaman
12
Editor: I Made Dwi Suputra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved