Breaking News:

Sponsored Content

Ny. Sagung Antari Jaya Negara Kunjungi Pasar Murah di Pemogan, Berharap Dapat Meringankan Masyarakat

Pasar murah yang digelar Pemkot Denpasar untuk menyambut Hari Raya Lebaran pada Kamis 6 Mei 2021 menyasar Desa Pemogan

Istimewa
Ny. Sagung Antari Jaya Negara Kunjungi Pasar Murah di Pemogan, Berharap Dapat Meringankan Masyarakat 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasar murah yang digelar Pemkot Denpasar untuk menyambut Hari Raya Lebaran pada Kamis 6 Mei 2021 menyasar Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.

Tampak pasar murah menyediakan kebutuhan pokok, seperti bumbu dapur, sayur mayur, minyak goreng, hingga gas LPG dengan harga terjangkau sudah didatangi masyarakat sejak pagi.

Kehadiran Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama istri Wakil Wali Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan bercengkrama dengan masyarakat sembari turut mendukung dengan berbelanja kebutuhan pokok.

“Kembali kami hadir memberikan dukungan kepada para pelaku usaha dan komunitas binaan TP PKK Denpasar yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar,” ujar Sagung Antari Jaya Negara.

Baca juga: Pasar Murah di Denpasar Libatkan Komunitas Binaan PKK, Ketua TP PKK Kunjungi Pasar Murah

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah pada peringatan Hari Raya Idul Fitri yang sebelumnya juga menggelar pasar murah pada peringatan Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Pelaksanaan pada Hari Raya Idul Fitri berlangsung dari 4-7 Mei 2021 dengan berbagai bahan pokok tersedia di pasar murah yang bertujuan memberikan kemudahan dan meringankan beban masyarakat untuk memperoleh bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Ny. Ayu Kristi juga menyampaikan, pasar murah ini merupakan agenda rutin untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga yang sering terjadi setiap menjelang Hari Raya, serta kegiatan ini diharapkan dapat membantu memasarkan produk UMKM Denpasar.

Sagung Antari Jaya Negara juga berharap kepada masyarakat pengunjung pasar murah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Yakni semua pedagang maupun pengunjung sebelum masuk areal pasar murah wajib cuci tangan, mengukur suhu badan, serta menggunakan masker dan handsanitizer.

“Dengan adanya pasar murah di musim pandemi ini diharapkan bisa membantu UMKM dan masyarakat agar tidak berdesak-desakan belanja ke pasar rakyat dan dari segi harga tentunya terjangkau,” harapnya.

Sementara, Dewi Sandera salah satu masyarakat yang hadir dan berbelanja di pasar murah Desa Pemogan mengaku harga terjangkau serta sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Harga Lebih Murah, Maria Ingin Pasar Murah di Denpasar Digelar Sepanjang Lebaran

“Saya datang kesini membeli gas LPG dan juga beberapa bahan pokok, harganya terjangkau serta sangat membantu masyarakat,” ujarnya sembari mengatakan harga terjangkau seperti telur besar 14.000/pax 10 butir, bawang merah 17.000/kg, bawang putih 22.000/kg serta beras 10 kg dijual Rp99 ribu, beras 5 kg Rp50 ribu dimana di pasaran dijual Rp55 ribu. (pur/humasdps).

Kumpulan Artikel Denpasar

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved