Breaking News:

Berita Gianyar

Tahun Ini Disnaker Gianyar Tak Ajukan Kuota Transmigrasi ke Pusat

Tahun ini, Dinas Ketenagakerjaan Gianyar tidak mengajukan kuota transmigrasi ke pusat

kompas.com
Ilustrasi transmigrasi - Tahun Ini Disnaker Gianyar Tak Ajukan Kuota Transmigrasi ke Pusat 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Keinginan warga Kabupaten Gianyar untuk bertransformasi atau memulai hidup baru ke provinsi tetangga kini mulai mengikis.

Padahal sejak 1953 hingga 2012, transmigrasi yang dilakukan warga Gianyar relatif banyak.

Bahkan dalam rentang waktu tersebut, tercatat sudah 4.172 kepala keluarga yang mengikuti program transmigrasi, dengan sasaran paling banyak di Sulawesi Tenggara

Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Bali, Jumat 7 Mei 2021, animo masyarakat untuk bertransmigrasi mulai menyusut.

Baca juga: Karyawan Bank Ini Nikahi Istrinya 4 Kali dalam Sebulan, Manfaatkan Celah UU Tenaga Kerja

Tahun 2018 dan 2019 sejumlah  warga batal mengikuti transmigrasi, akibat daerah tujuan saat itu tengah dilanda bencana alam dan kendala infrastruktur yang sangat terbatas.

Bahkan pada 2020 lalu, dari 10 kuota yang disediakan pemerintah, yang mengikuti transmigrasi hanya enam orang.

Sementara di tahun 2021 ini, pemerintah tidak lagi mengajukan kuota transmigrasi ke pemerintah pusat. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar, Anak Agung Dalam Jagadhita membenarkan, tahun ini pihaknya tidak mengajukan kuota transmigrasi.

"Tahun ini tidak ada karena aspirasi dari masyarakat juga tidak ada, kami hanya mengusulkan," ujarnya.

Baca juga: Patuhkan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja Gandeng Pengawas Tenaga Kerja

Kata dia, adanya kuota transmigrasi tidak sekadar pengajuan.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved