Breaking News:

Corona di Bali

Bali Masih Masuk Zona Orange dan Ada Zona Merah, Pelaksanaan Shalat Idul Fitri Diimbau di Rumah Saja

disebutkan terhadap daerah yang memiliki zona merah dan zona orange pelaksanaan shalat idul fitri dilaksanakan di rumah saja

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali usai menghadiri kegiatan talk show & press conference Road to BBTF 2021 di Nusa Dua. 

 Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Hari Raya Idul Fitri 1442H tinggal beberapa hari lagi, kemudian bagaimana pelaksanaan shalat idul fitri itu sendiri di Bali mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19.

Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin, Sabtu 8 Mei 2021 usai menghadiri kegiatan di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung menyampaikan acuannya di daerah, khususnya Bali adalah Surat Edaran Nomor 07/2021 dari Menteri Agama RI.

"Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa berkaitan dengan pelaksanaan shalat idul fitri mengacu pada zonasi suatu wilayah. Dalam hal ini zonasi yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 Nasional di-update per Minggu tiap hari Selasa, dan kita ada delapan kabupaten masih dalam zona orange dan satu kabupaten ada pada zona merah," ujar Made Rentin.

Ia menambahkan dalam surat edaran tersebut, disebutkan terhadap daerah yang memiliki zona merah dan zona orange pelaksanaan shalat idul fitri dilaksanakan di rumah saja, tidak boleh melaksanakan shalat berjamaah.

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, DMI Kota Denpasar Mensosialisasikan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri

"Ini artinya kita di Bali ketika nanti hari Selasa (11 Mei 2021) updating zonasi dari Satgas Nasional masih tetap bertahan dengan kondisi sekarang. Artinya delapan orange dan satu zona merah, kita dapat menyimpulkan dan kami di Satgas Provinsi tetap akan taat dan patuh terhadap substansi dan penegasan yang disampaikan di dalam SE Menteri Agama No.07/2021," jelas Made Rentin.

Merujuk zonasi tersebut dan menunggu updating zonasi dari Satgas Covid-19 Nasional, serta Surat Edaran Menteri Agama No.07/2021 kami mengimbau kepada umat muslim di Provinsi Bali untuk taat dan patuh terhadap substansi apa yang digariskan dalam Surat Edaran itu.

Dimana kita di Bali masih masuk kedalam zona orange dan ada zona merah, diimbau dan diharapkan untuk tidak melaksanakan shalat idul fitri secara berjamaah yang substansi dari SE Menteri Agama 07/2021 adalah menghimbau untuk tetap melaksanakan persembahyangan di rumah saja.

Disisi lain, ada juga surat penegasan dari Menteri Dalam Negeri dimana, didalam surat edaran tersebut mengimbau kepada umat muslim untuk tidak melaksanakan acara buka puasa bersama, tidak melakukan acara open house atau halal bihalal atau acara silaturahmi.

"Adalah pilihan bijak Bapak Presiden, satu kata dan satu arahan dari pusat karena ini merupakan kebijakan nasional dan kita pun di Bali melaksanakan. Lebih bijak kita melaksanakan silaturahmi halal bihalal secara virtual dengan memanfaatkan kemajuan dan kecanggihan teknologi," imbau Made Rentin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved