Breaking News:

Liga 1

Ini Alasan Bos Persib Bandung Tolak Tegas Wacana Liga 1 Tanpa Degradasi, Singgung Soal Statuta FIFA

Mencuatnya wacana format penyelenggaraan Liga 1 musim 2021/2022 tanpa sistem degradasi dan promosi direspon oleh bos Persib Bandung, Teddy Tjahyono.

KOMPAS.COM/SEPTIAN NUGRAHA
Teddy Tjahyono 

TRIBUN-BALI.COM – Mencuatnya wacana format penyelenggaraan Liga 1 musim 2021/2022 tanpa sistem degradasi dan promosi direspon oleh bos Persib Bandung, Teddy Tjahyono.

Sosok orang nomor satu di Persib Bandung tersebut menyatakan penolakannya terkait format Liga 1 2021/2022 tanpa sistem degradasi.

Pasalnya wacana bergulirnya Liga 1 tanpa degradasi menjadi sorotan hangat penggemar sepak bola di Tanah Air belakangan ini.

Baca juga: PSSI Buka Suara Soal Pengurangan Kuota Pemain Asing & Tak Ada Degradasi di Liga 1 2021

Baca juga: Persaingan Liga 2 Ketat, Teco Harap Eko Purdjianto dan Persis Solo Promosi Liga 1

Hal ini mengemuka setelah beredar kabar jika PSSI dan PT LIB akan meniadakan sistem degradasi dengan alasan demi melengkapi peserta Liga 1 jadi 20 tim.

Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono, saat diwawancarai wartawan di Graha Persib, Kota Bandung, Rabu, 31 Maret 2021.
Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono, saat diwawancarai wartawan di Graha Persib, Kota Bandung, Rabu, 31 Maret 2021. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

Sehingga nantinya dua tim teratas di Liga 2 2021 berhak naik ke Liga 1 di musim berikutnya, sedangkan dua tim penghuni dasar klasemen Liga 1 tidak turun divisi.

Tak sedikit pihak yang pro dengan rencana tersebut, namun banyak juga yang kontra, termasuk Persib Bandung.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono, menegaskan, pihaknya menentang usulan dihapuskannya sistem degradasi di kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia.

Menurut Teddy Tjahyono, penghapusan degradasi akan mencederai dua prinsip dasar kompetisi, yakni sporting merit dan integrity.

"Kami sangat menolak kompetisi Liga 1 tanpa degradasi. Prinsip dasar dari kompetisi yaitu, sporting merit dan integrity harus dijalankan," kata Teddy saat dihubungi wartawan, Jumat (7/5/2021), seperti dikutip Bolasport.com dari Kompas.

"Statuta FIFA dan AFC mengatur dengan sangat jelas mengenai sporting merit dan integrity," ucapnya melanjutkan.

Baca juga: Berkaca dari Piala Menpora, Ketum PSSI Pede Kick Off Liga 1 3 Juli dan Liga 2 17 Juli

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved