Breaking News:

Berita Tabanan

Simpan Cadangan Pangan, Pemkab Tabanan Bangun Lumbung Pangan Berkapasitas 30 Ton

Dinas Ketahanan Pangan Tabanan saat ini sedang melaksanakan program pembanguanan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Tabanan saat melakukan pengecekan di pembangunan LPM di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Ketahanan Pangan Tabanan saat ini sedang melaksanakan program pembanguanan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Tahun ini ada satu buah lumbung pangan yang dibangun di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali.

Bangunan LPM ini nantinya berkapasitas 30 ton untuk menampung hasil pertanian atau pangan pokok. 

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan, Dewa Ayu Putu Sri Widyanti, program pembangunan lumbung pangan masyarakat untuk menyediakan sarana penyimpanan dan pengelolaan bahan pangan pokok sebagai cadangan pangan masyarakat. 

Baca juga: Rindam IX/Udayana Galang Bantuan bagi Korban Bencana di NTT, Libatkan Bupati Tabanan Hingga Jurnalis

Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp509 Juta.

Tahun ini hanya baru satu bangunan saja di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan Tabanan, Bali.

"Lumbung pangan masyarakat (LPM) adalah sarana untuk penyimpanan dan pengelolaan bahan pangan pokok sebagai cadangan pangan masyarakat."

"Kemudian juga untuk antisipasi terjadinya kerawanan pangan, keadaan darurat dan gangguan produksi," jelas Dewa Ayu Sri saat dikonfirmasi Minggu 9 Mei 2021. 

Baca juga: Bakeuda Tabanan Hapus Denda PBB-P2, Upaya Naikan PAD 2021, Merangsang Masyarakat Taat Bayar Pajak

Dia melanjutkan, bentuk dari LPM ini menyerupai gudang dengan kapasitas 30 ton. 

"Anggarannya bersumber dari DAK, dilaksanakan oleh masyarakat dengan memakai potensi desa atau pemberdayaan masyarakat setempat," katanya. 

"Kapasitas lumbung 30 ton dan dananya Rp500 juta. Ada lumbung, lantai jemur, bangunan untuk RMU," imbuhnya

Baca juga: Oknum Polisi Pencuri Emas di Pasar Tabanan Sudah Jalani Sidang Dakwaan, Senin Agenda Tuntutan

Untuk pemeliharaannya nanti akan dilaksanakan oleh Gabungan Kelompok Pertanian (Gapoktan) setempat dan tetap akan diawasi oleh Dinas Ketahanan Pangan.

Bangunan LPM ini nantinya berfungsi sebagai menyimpan pangan pokok dalam hal ini beras atau gabah yang dihasilkan di daerah itu terutama yang dihasilkan oleh gapoktan. 

"Kalau dulu mereka (petani) menyimpan secara mandiri. Tapi sekarang sudah dibuatkan LPM akan secara otomatis disimpan di sana," terangnya. (*)

Berita lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved