Breaking News:

Berita Bangli

Walau Ada Perbaikan Irigasi, Kebutuhan Beras di Bangli Belum Mampu Dipenuhi Seluruhnya

Kendati dinilai mampu meningkatkan angka produksi beras kabupaten, peningkatan tersebut masih terlalu jauh untuk memenuhi seluruh kebutuhan beras

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kadis PKP Bangli, I Wayan Sarma 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Kabupaten Bangli mendapatkan puluhan bantuan Rehailitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).

Kendati dinilai mampu meningkatkan angka produksi beras kabupaten, peningkatan tersebut masih terlalu jauh untuk memenuhi seluruh kebutuhan beras di Bangli.

Kepala Dinas Petanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

 Yang mana tahun ini, pihaknya mendapatkan 22 paket perbaikan jaringan irigasi tersier.

Baca juga: Seorang Warga Sempat Pingsan Usai Jalani Vaksinasi Covid-19 di Bangli

“Masing-masing paket nilainya Rp 75 juta, dan saat ini pengerjaannya sudah berjalan. Bahkan di beberapa tempat ada yang sudah 50 persen,” ujarnya Minggu 9 Mei 2021.

Sarma menambahkan perbaikan jaringan irigasi ini diperlukan lantaran saat musim kemarau, beberapa jaringan irigasi di Bangli mengalami kekeringan. Sehingga sejumlah lahan persawahan di Bangli tidak bisa menanam padi.

“Dengan bantuan ini, intensitas tanam bisa lebih ditingkatkan karena tidak ada potensi kehilangan pasokan air.

Dengan demikian pula jumlah produksi padi di Bangli mengalami peningkatan. Yang semula hanya dua kali setahun, bisa tiga kali tanam,” ucapnya.

Kendati dinilai ada potensi peningkatan jumlah produksi, Sarma tak menampik jika hal tersebut belum mampu menutup seluruh kebutuhan beras di Bangli.

Sebab asumsi peningkatan produksi hanya 5 hingga 7 persen per tahun.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved