Breaking News:

Berita Gianyar

4 Desa dan 1 Kelurahan di Gianyar Bali Terima Bantuan Padat Karya Tunai Kotaku

Empat desa dan satu kelurahan di Gianyar menerima bantuan Cash For Work (CFW) atau Program Padat Karya Tunai untuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)

ist
4 Desa dan 1 Kelurahan di Gianyar Terima Bantuan Padat Karya Tunai Kotaku 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Empat desa dan satu kelurahan di Gianyar menerima bantuan Cash For Work (CFW) atau Program Padat Karya Tunai untuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan bantuan sebesar Rp 300 juta per desa.

Desa dan kelurahan penerimanya adalah Desa Blahbatuh, Buruan, Keramas, Mas, dan Kelurahan Ubud.

Dengan adanya program ini, diharapkan bisa menjadi momentum terciptanya lapangan pekerjaan di tengah situasi pandemi.

“Kita paling terdampak pandemi Covid bersama Badung dan Denpasar, dengan program ini saya sangat senang sekali dimana dikemas dalam padat karya yang kebetulan di Gianyar banyak terjadi pemutusan hubungan kerja sehingga masyarakat yang terkena PHK bisa tertampung dalam program ini,” ujar Bupati Gianyar I Made Mahayastra  Senin 10 Mei 2021.

CFW atau program padat karya tunai merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak covid-19 yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya dan tenaga kerja untuk memberikan tambahan atau pendapatan serta meningkatkan daya beli dan mengurangi kemiskinan.

Anggota Komisi VI DPR RI PSR Kembali Salurkan 5 Ribu Paket Bantuan Sembako untuk Masyarakat Bali

Dari 10 Usulan, Bangli Hanya Dapat 3 Bantuan Perbaikan Jalan Melalui Pendanaan Provinsi

Sinopsis Drama Korea Vincenzo Episode 17, Vincenzo Meminta Bantuan Para Penghuni Plaza Geumga

Menurut Mahayastra melalui program CFW masyarakat berpenghasilan rendah yang ada di wilayah yang menjadi tempat program tersebut akan menjadi tenaga kerja, sehingga masyarakat bisa terlibat secara langsung dalam proses berjalannya program.

Terlebih lagi program semacam CFW yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akan memberikan tingkat keberhasilan yang tinggi.

“Kita senang jika pembangunan bisa berkolaborasi antara pemerintah, desa dan masyarakat karena ini nilai keberhasilannya sangat tinggi,” imbuhnya.

Demi terwujudnya Kotaku, Mahayastra memerintahkan dinas terkait untuk mengawal program CFW tersebut.

“Dinas PMD dan Perkim tolong kawal program ini. Kepada pemerintah desa lakukanlah dengan sungguh-sungguh, karena hal kecil akan berdampak besar. Apalagi di situasi pandemi sekarang ini 45 tenaga kerja bisa tertampung,” serunya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved