Breaking News:

Berita Badung

Ditipu Saat Kirim Kelapa Daksina ke Bali, Handi Nekat Angkut Pemudik ke Jawa Karena Tak Punya Duit

Ditipu Saat Kirim Kelapa Daksina ke Bali, Handi Nekat Angkut Pemudik ke Jawa Karena Tak Punya Duit

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Agus Aryanta
Sopir mobil pickup Handi Sucipto (32) saat dimintai keterangan Kasatlantas Polres Badung di Kantor Lantas, Senin 10 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Handi Sucipto (32) pria asal Banyuwangi, Jawa Timur tidak bisa berkomentar banyak lantaran mobil pick up miliknya ditahan Satlantas Polres Badung.

Ia dikenakan tilang lantaran nekat mengangkut penumpang untuk melakukan mudik.

Tidak hanya penumpang, kendaraan sepeda motor milik pemudik juga dinaikkan dan ditutup dengan terpal.

Aksi nekat mudik itu kepergok saat jajaran Satlantas Polres Badung melakukan pemeriksaan terkait pelaksanaan penyekatan pada Senin 10 Mei 2021 dini hari.

Hasil pemeriksaan, Handi Sucipto mengantar dua orang pemudik, yakni satu orang duduk di depan dan satu orang di bak mobilnya.

Kedatangan pria asal Banyuwangi itu ke Bali sebenarnya untuk mengirim kelapa daksina.

Namun, menurut pengakuannya, sampainya di Bali tepatnya di Gianyar, Handi kena tipu hingga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Uang bekalnya pun habis, sehingga dirinya terpaksa mengangkut penumpang mudik dengan bayaran Rp 300 ribu per orang.

Saat ditemui di Kantor Lantas Polres Badung, Handi Sucipto mengakui dirinya salah karena nekat mengangkut penumpang yang ingin mudik.

Kini ia terlihat pasrah lantaran tidak bisa berbuat apa lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved