Breaking News:

Berita Jembrana

Segel Bangunan Rumah Makan, Kasatpol PP Jembrana: Kami Pikirkan Dampak Lingkungannya

Kasatpol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya, menyatakan persoalan bangunan permanen yang menyalahi aturan.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Kasatpol PP Jembrana Made Leo Agus Jaya - Segel Bangunan Rumah Makan, Kasatpol PP Jembrana: Kami Pikirkan Dampak Lingkungannya 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kasatpol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya, menyatakan persoalan bangunan permanen yang menyalahi aturan.

Sejatinya, bukan hanya soal kesalahan dalam membangun di sepadan sungai.

Namun, imbas dari berdirinya rumah makan di kawasan hulu, apalagi berbatasan dengan hutan.

Tentu yang dipikirkan ialah dampak turunannya. Kerusakan lingkungan, misalnya saja.

Baca juga: Satpol PP Jembrana Segel Bangunan Rumah Makan di Sepadan Sungai Gelar

“Karena keberadaan di hulu. Kami juga berpikir menyangkut banyak hal, limbah air cucian MCK dan lainnya. Cuci piring dan sisa makanan ini yang juga dipikirkan. Jadi dampak lingkungan ini yang harus kita pikirkan,” ucap Leo, Senin 10 Mei 2021 saat ditemui di ruangannya.

Leo mengatakan, pihaknya melakukan penyegelan, bersama dengan Petugas PUPR dan Perijinan.

Pada dasarnya memang bangunan itu melanggar sepadan sungai.

Dan hal itu cukup membahayakan.

Sebelum dilakukan penyegelan, pihaknya sudah melakukan teguran.

Saat ini, usai penyegelan maka ketika tetap membandel akan ada tim yustisi untuk melakukan tindakan.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved