Breaking News:

Berita Badung

UPDATE - Nyoman Suweji Terjun ke Sungai Ayung, Saksi: Belum Sempat Turun, Motornya Jalan Terus

Saksi menyebut jika korban yang diketahui bernama I Nyoman Suweji (69) mengalami rem blong pada motornya.

Tribun Bali/Firizqi Irwan
I Wayan Suwarca (48) saat ditemui Tribun Bali dan memberikan kesaksian terkait peristiwa laka lantas di Desa Sibangkaja, Abiansemal, Badung pada Selasa 11 Mei 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas di Banjar Piakan, Desa Sibangkaja, Abiansemal, Badung, Bali pada Selasa 11 Mei 2021 pagi, I Wayan Suwarca (48) menyebut jika korban yang diketahui bernama I Nyoman Suweji (69) mengalami rem blong pada motornya.

Kepada Tribun Bali, Wayan Suwarca yang merupakan saksi kejadian menerangkan saat itu korban melintas dari arah barat menuju tempat pengisian air minum swadaya.

"Korban sebelumnya datang dari arah barat dan hendak mengisi air minum ditempat tyang jaga ini," ujar I Wayan Suwarca (48), Selasa 11 Mei 2021.

"Tapi pas berhenti tiba-tiba sepeda motor korban turun kebawah arah timur menuju Sungai Ayung itu," lanjutnya ditemui di lokasi.

Dalam keterangannya, korban saat itu berkendara menggunakan sepeda motor Supra Fit warna hitam dari arah barat dan membawa galon air.

BREAKING NEWS - Rem Blong, Seorang Pria Terjun ke Sungai Ayung Abiansemal Badung

Rem Blong Supra Fit Melaju Kencang, Nyoman Suweji Tewas Setelah Terjun ke Sungai Ayung Abiansemal

Nyoman Sueji Jatuh ke Sungai Ayung Setelah Tabrak Pembatas Jalan di Jembatan Anggrek Sibang Kaja

Namun sesampainya di tempat pengisian air, korban yang gemetaran membawa motor tiba-tiba mengalami masalah.

Sepeda motor korban tiba-tiba bergerak menuju ke bawah, bahkan Suwarca mengatakan jika derigen yang dibawa korban sampai terjatuh.

"Sendiri dia, bawa motornya terus nyari air minum disini. Tapi belum sempat ngisi air, turun pun belum dia. Terus sepeda motornya jalan terus," ungkapnya. 

Lebih lanjut, saat sepeda motornya berjalan korban sempat menurunkan kedua kakinya untuk menghentikan laju motornya.

Namun karena posisi jalan yang memiliki kemiringan membuat korban yang sudah lanjut usia tersebut tidak dapat mengendalikan motornya.

"Remnya blong. Suaranya mesin sepedanya besar, kayak nyantol tali gasnya. Pas denger suara 'cedeeer', baru saya lari dan saya tengok motornya masih diatas, korbannya sudah tidak ada tyang lihat. Suaranya (benturan) keras," tambahnya.

"Ini masuk Subak Blumbungan, Sibangkaja, Abiansemal lokasi sini pak. Korban biasanya sering kemari, dua hari sekali lah," tutup Wayan Suwarca (48).

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved