Breaking News:

Israel

Komandan Senior Hamas Tewas Setelah Rentetan Tembakan Israel di Gaza

Tidak ada malam yang semarak, belanja dan restoran yang ramai pada malam terakhir Ramadhan umumnya.

Editor: Eviera Paramita Sandi
AFP PHOTO/MOHAMMED ABED via KOMPAS.COM
Asap mengepul dari gedung Hanadi di Gaza City pascaserangan udara yang dilakukan pasukan Israel pada 11 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GAZA - Sejak matahari terbit pada Rabu 12 Mei 2021, rentetan serangan udara dilancarkan oleh Israel di Gaza. 

Lusinan roket dan ledakan menggempur target dalam beberapa menit. 

Ledakan yang menggetarkan seluruh Gaza pun tak terhindarkan. 

Sepanjang hari, serangan udara terus dilancarkan hingga memenuhi langit dengan pilar asap. 

Malam Idul Fitri yang seharusnya penuh kedamaian menjadi mencekam di Gaza. 

Jalanan Kota Gaza menyerupai kota hantu, orang-orang berkerumun di dalam ruangan.

Tidak ada malam yang semarak, belanja dan restoran yang ramai pada malam terakhir Ramadhan umumnya.

Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Mesir mengatakan bahwa upaya gencatan senjata sedang dilakukan, tetapi tidak ada tanda-tanda kemajuan.

Letusan kekerasan saat ini dimulai sebulan lalu di Yerusalem.

Polisi Israel selama bulan suci Ramadhan melakukan tindakan keras, setelah ancaman penggusuran puluhan keluarga Palestina oleh pemukim Yahudi memicu protes dan bentrokan dengan polisi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved