Breaking News:

Menilik Awal Mula Konflik Israel Palestina: Efek Keganasan Hitler hingga Jalan Panjang Perdamaian

Menilik Awal Mula Konflik Israel Palestina: Efek Keganasan Hitler hingga Jalan Panjang Perdamaian

Editor: Widyartha Suryawan
AFP PHOTO/MOHAMMED ABED via KOMPAS.COM
Asap mengepul dari gedung Hanadi di Gaza City pascaserangan udara yang dilakukan pasukan Israel pada 11 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Eskalasi konflik Israel dan Palestina kembali memanas.

Kedua negara saling melepaskan rudal sehingga timbul korban jiwa dari kedua belah pihak.

Konflik terbaru Israel Palestina bermula dari upaya Israel menggusur warga Palestina di Sheikh Jarrah, Yerussalem Timur.

Warga Palestina membalas upaya itu dengan unjuk rasa.

Aksi unjuk rasa direspons Israel dengan memasang blokade polisi dan melakukan pengusiran.

Ketegangan semakin meningkat pasca-kerusuhan yang terjadi di Masjid Al Aqsa, Jumat (7/5/2021) malam.

Aparat kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021.
Aparat kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021. (AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI)

Saaat itu polisi Israel membubarkan warga Palestina yang tengah melaksanakan shalat tarawih.

Berikutnya, pada Senin (10/5/2021), faksi Hamas di Jalur Gaza menembakkan roket ke arah Tel Aviv dan sejumlah wilayah Israel lainnya, sebagai respons atas tindakan Israel di Yerusalem.

Serangan roket Hamas itu dibalas Israel dengan membombardir Jalur Gaza menggunakan jet tempur, yang mengakibatkan kerusakan bangunan dan korban jiwa.

Israel hingga Kamis (13/5/2021) masih melakukan serangan udara ke Gaza.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved