Breaking News:

Berita Klungkung

Saat Bekerja sebagai ASN, Pelaku Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur Tidak Berlaku Menyimpang

Seorang oknum PNS Pemkab Klungkung berinisial SPS (57) ditetapkan tersangka dan ditahan karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak berusi

NET
Ilustrasi PNS - Saat Bekerja sebagai ASN, Pelaku Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur Tidak Berlaku Menyimpang 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Seorang oknum PNS Pemkab Klungkung berinisial SPS (57) ditetapkan tersangka dan ditahan karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak berusia 10 tahun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana Klungkung, I Wayan Suteja  menjelaskan, tidak ada prilaku menyimpang yang ditunjukkan oleh SPS selama bertugas sebagai ASN.

Dari segi absensi, SPS termasuk pegawai yang rajin masuk kerja.

Demikian halnya dari segi kinerja, merupakan pegawai yang biasa saja.

" Dia (SPS) seperti pegawai pada umumnya. Kerja juga biasa saja, tidak ada yang aneh-aneh," jelas Wayan Suteja.

Baca juga: Tinjau Pengerjaan Pelabuhan Segitiga Sampalan, DPRD Klungkung Ingatkan Pelaksana Tambah Tenaga Kerja

Meski demikian, ia akan tetap akan mengambil langkah terksait status SPS yang ditetapkan tersangka terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

" Saya juga minta petunjuk sekda dan bupati terkait hal ini," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sang Putu S (59) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan kepolisian, karena diduga melakukan pelecehan terhadap anak dibawah umur, Rabu 12 Mei 2021 malam.

Sang Putu S dilaporkan melakukan tindak senonoh sebanyak 2 kali ke anak berusia 10 tahun. 

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Oknum PNS Klungkung, Korban Trauma Setiap Bertemu Tersangka

Terancam Diberhentikan Sementara

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved