Breaking News:

Israel

China Kecam Amerika Abaikan Penderitaan Rakyat Palestina dengan Memblokir Pertemuan DK PBB

Agenda pertemuan DK PBB untuk membicarakan konflik Israel dan Palestina yang semakin memanas pekan ini.

Editor: DionDBPutra
AFP PHOTO/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/SPENCER PLATT
Pengunjuk rasa dan aktivis gender berkumpul untuk menyuarakan kemarahan atas situasi di Israel dan membela pergerakan Palestina pada 14 Mei 2021 di New York, Amerika Serikat. 

TRIBUN-BALI.COM, BEIJING- Pemerintah China pada hari Jumat 14 Mei 2021 mengecam Amerika Serikat (AS) mengabaikan penderitaan rakyat Palestina dengan memblokir pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Agenda pertemuan DK PBB untuk membicarakan konflik Israel dan Palestina yang semakin memanas pekan ini.

Amerika Serikat yang merupakan perisai diplomatik Israel di PBB, tak mau menghadiri sesi pertemuan Jumat kemarin tetapi akhirnya bersedia memindahkannya ke Minggu 16 Mei 2021.

Baca juga: Israel Masih Menyerang Jalur Gaza, 119 Warga Tewas, Berikut Update per Jam Kondisi Jalur Gaza

Baca juga: Dewan Keamanan PBB akan Gelar Sidang Virtual Bahas Konflik Israel-Palestina pada 16 Mei 2021

Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, AS sendirian menghalang-halangi Dewan Keamanan untuk berbicara tentang krisis ini, berdiri di sisi berlawanan dari komunitas internasional.

"Apa yang kami rasakan adalah bahwa AS terus mengatakan mereka peduli dengan hak asasi orang-orang Muslim, tetapi mengabaikan penderitaan rakyat Palestina," kata Hua dikutip dari kantor berita AFP.

Hua membandingkan keengganan Amerika di Dewan Keamanan dengan seruan bersama dari AS, Inggris, dan Jerman agar China mengakhiri penindasan terhadap minoritas Muslim Uighur.
"AS harus menyadari bahwa nyawa Muslim Palestina sama berharganya," kata Hua.

AS membela serangan mematikan pasukan Israel saat membalas tembakan roket Hamas dari Jalur Gaza.

Sesungguhnya pemerintahan Presiden Joe Biden juga telah menyuarakan kekhawatiran atas korban sipil, dan sebelumnya mendorong Israel menunda penggusuran warga Palestina di Yerusalem.

Hua pada Jumat pekan lalu mengatakan, upaya-upaya harus dilakukan untuk menurunkan ketegangan dan mencegah bentrok Israel dan Palestina memburuk.

Dia menyatakan China akan mendorong Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan segera, serta menegaskan kembali dukungan kuatnya untuk solusi dua negara.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved