Breaking News:

Corona di Bali

Kematian Akibat Covid-19 di Bangli Tembus 100 Kasus

Kasus kematian dampak virus corona di Bangli hingga kini telah menembus angka 100 kasus. Angka kematian akibat covid-19 pun tercatat paling banyak te

Istimewa
Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli saat melakukan pemakaman terhadap satu orang jenazah covid-19 di Desa Belantih, Kintamani, Minggu 16 Mei 2021 

Pihaknya meminta untuk selalu menggunakan masker apapun kegiatan yang dilakukan.

Karena menurutnya ketaatan masyarakat Nusa Penida tengah dipantau oleh orang luar dan wisatawan. 

"Saya minta dengan sangat hormat tetap jalankan protokol kesehatan gunakan masker apapun kegiatannya."

"Ada atau tidak wisatawan tetap gunakan masker, karena ketaatan kita dipantau oleh orang lain dan oleh wisatawan. Jangan hanya nuntut tamu supaya datang berkunjung, namun menggunakan masker saja kita susah."

"Sekali lagi saya peringatan, ketaatan kita manjadi kunci kepercayaan wisatawan untuk datang ke Nusa Penida, " pungkasnya saat meninjau vaksinasi di Nusa Penida

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dr. Made Adi Swapadni menyampaikan untuk menjadikan Nusa Penida sebagai wilayah zona hijau, pihaknya telah mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi bagi warga dan pelaku pariwisata.

Berdasarkan data dari Dinas Catatan Sipil, sasaran vaksinasi untuk warga Nusa Penida berjumlah 46.941 orang. 

Baca juga: Edukasi Masyarakat, Mural tentang Pengelolaan Sampah Terlukis di Tembok TOSS Centre Klungkung

Untuk tahapan ini, Kabupaten Klungkung mendapatkan sebanyak 25.000 dosis vaksin astrasenica dari pusat. Sebanyak 15.000 dosis vaksin digunakan untuk wilayah Nusa Penida. 

Per tanggal 8 Mei, warga Nusa Penida yang telah selesai menjalani vaksinasi (telah disuntik dua kali dosis vaksin) berjumlah 3.618 orang.

Sedangkan warga yang baru menjalani dosis pertama vaksinasi berjumlah 9.648 yang terdiri dari 3.628 orang dengan vaksin astrazenica dan sebanyak 6.020 menggunakan sinovac. dr. Made Adi Swapadni berharap seluruh vaksin untuk Nusa Penida bisa selesai sesuai target jangka waktu yakni 19 hari. (*)

Berita lainnya di Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved