Breaking News:

Berita Tabanan

UPDATE: Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan ke Unit PPA Polres Tabanan

"Kita sudah lakukan pendampingan korban untuk visum, dan kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA untuk penanganan selanjutnya," ujar AKP Lanang

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUNPEKANBARU
ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur - UPDATE: Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan ke Unit PPA Polres Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Polsek Selemadeg Barat telah melimpahkan kasus persetubuhan anak di bawah umur ke Satreskrim Polres Tabanan, Minggu 16 Mei 2021.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim.

Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Gusti Lanang Jelantik menyatakan, pihaknya kini sedang melakukan pendampingan pada korban terkait proses visum ke rumah sakit.

Kemudian untuk kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Tabanan.

Baca juga: Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur, I Wayan N Dilaporkan ke Polsek Selemadeg Barat Tabanan

"Kita sudah lakukan pendampingan korban untuk visum, dan kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA untuk penanganan selanjutnya," ujar AKP Lanang Jelantik.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Aji Yoga Sekar masih enggan berkomentar banyak terkait kasus tersebut.

Ia hanya mengatakan masih menunggu laporan kasus persetubuhan tersebut ke Polres Tabanan.

"Kami masih menunggu laporannya," singkat AKP Yoga Sekar.

Sebelumnya, warga Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan melaporkan peristiwa dugaan pencabulan anak di bawah umur ke Polsek Selemadeg Barat, Minggu 16 Mei 2021.

Laporan tersebut dilakukan usai korban berinisial D berusia 12 tahun mengaku dipaksa oleh terlapor I Wayan N melakukan hubungan suami istri pada 5 Mei 2021 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved