Berita Badung

Videotron di Taman Nandiswara Badung Mati Total, Diskominfo Akui Sudah Bersurat kepada Pihak Ketiga

videotron tersebut digunakan untuk memberikan informasi, terkait kondisi lalulintas dan juga imbauan-imbauan yang diberikan pemkab Badung

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kondisi vidiotron di depan pintu masuk Puspem Badung kondisinya mati total pada Minggu 16 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Videotron di Taman Nandiswara atau di depan pintu masuk Puspem Badung mati total.

Kondisi itu pun sangat memprihatinkan, lantaran videotron yang terpampang megah kini seakan tidak berfungsi.

Padahal videotron tersebut digunakan untuk memberikan informasi, terkait kondisi lalulintas dan juga imbauan-imbauan yang diberikan pemkab Badung.

Namun kini sama sekali tidak berfungsi, padahal lokasinya sangat strategis, mengingat ada pada akses jalan utama Denpasar-Singaraja.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Badung Batal Dilaksanakan pada Mei 2021, Diundur ke Tahun Ajaran Baru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) IGN Jaya Saputra saat dikonfirmasi tak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengakui, videotron tersebut mengalami kerusakan dan hingga kini kondisinya mati total.

"Kita sudah melakukan pengecekan terkait rusaknya videotron tersebut. Namun sepenuhnya diserahkan kepada pihak ketiga," ungkapnya Minggu 16 Mei 2021

Pihaknya pun tidak mengetahui apa penyebabnya. Sehingga masih dilakukan pengecekan oleh teknisi.

"Penyebabnya kami belum tahu karena masih dicek, apakah kabelnya putus atau lampu LED yang ada di dalamnya mati,"ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini videotron tersebut bekerjasama dengan pihak ketiga dan itu satu- satunya yang dikerjasamakan dengan pihak Diskominfo.

Bahkan untuk perbaikannya, tetap dilakukan oleh pihak ketiga.

"Jadi kalau CSR pihak mereka yang maintenance dan kami sudah bersurat. Sehingga bisa langsung ditindaklanjuti," bebernya.

Kerusakan videotron dari informasi yang dihimpun sudah lebih dari seminggu, bahkan konsep yang diwacanakan Pemerintah Kabupaten Badung sebagai kota pintar seakan tidak berjalan mulus.

Pasalnya  fasilitas yang ada sudah seminggu lebih dibiarkan rusak, namun hingga  kini belum diperbaiki meski statusnya CSR.

Baca juga: Badung Bisa Dapat DAU hingga Rp 800 Miliar, Bupati Instruksikan Belanja Fokus pada Kegiatan Wajib

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved