Breaking News:

Berita Klungkung

Diduga Ada Pemalsuan Kwitansi, Kacabjari Dalami Dugaan Penyelewengan Penjualan Air PDAM Nusa Penida

Kejaksaan Negeri Klungkung Cabang Nusa Penida, melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan di unit usaha PDAM

Manuel Darío Fuentes Hernández from Pixabay
Ilustrasi air - Diduga Ada Pemalsuan Kwitansi, Kacabjari Dalami Dugaan Penyelewengan Penjualan Air PDAM Nusa Penida 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kejaksaan Negeri Klungkung Cabang Nusa Penida, melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan di unit usaha PDAM di Nusa Penida, Klungkung, Bali.

Oknum petugas PDAM di Nusa Penida, diduga memalsukan kwitansi terkait penjualan air yang menggunakan sarana mobil tangki.

Kasus ini pun tinggal menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) di Nusa Penida, Gede Eka Sumahendra menjelaskan, pihaknya telah menyelidiki kasus ini cukup lama.

Baca juga: Kabel Pompa Booster Air PDAM Badung Hilang, BPKAD Sebut Jadi Temuan BPK

Bahkan pihaknya telah memeriksa lebih dari 20 saksi terkait kasus tersebut.

"Saat ini prosesnya tinggal menunggu audit dari BPKP untuk menentukan kerugiannya," jelas Gede Eka Sumahendra saat dikonfirmasi, Minggu 16 Mei 2021 malam.

Ia pun menjelaskan kronologis dari perkara itu.

Unit usaha PDAM Klungkung di Nusa Penida selama ini melakukan penjualan air melalui water meter/sambungan dan melalui mobil tangki.

Namun hasil penjualan mobil tangki ini tidak disetorkan secara menyeluruh ke pusat, yakni ke PDAM Klungkung.

"Jadi contohnya dari jual air 10 kali, yang disetorkan ke pusat hanya 1, 2 atau 3 kali, tidak menyeluruh," ungkap Gede Eka.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved