Breaking News:

Berita Bali

Seserahan Pernikahan Berupa Saham, BEI Bali Sebut Ini Bukti Masyarakat Semakin Aware Investasi

Beberapa waktu lalu, viral di sosial media sebuah foto dari Made Andika Satria Putra yang tengah memberikan 20 lot saham BBRI untuk sang istri

Dok Pribadi Made Andika Satria Putra
Made Andika Satria Putra saat menyerahkan seserahan saham dalam prosesi ngidih atau melamar istrinya, Made Tania Arista Dewi S - Seserahan Pernikahan Berupa Saham, BEI Bali Sebut Ini Bukti Masyarakat Semakin Aware Investasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa waktu lalu, viral di sosial media sebuah foto dari Made Andika Satria Putra yang tengah memberikan sebanyak 2.000 lembar atau 20 lot saham BBRI untuk sang istri tercintanya, Made Tania Arista Dewi S sebagai seserahan dalam proses ngidih atau melamar.

Terkait hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali, I Gusti Agus Andiyasa, menilai bahwa hal tersebut sangatlah positif dan merupakan yang pertama kalinya terjadi di Bali.

Menurutnya, untuk di luar Bali sendiri kejadian seperti ini telah beberapa kali terjadi.

“Ini bagus sekali karena tumben untuk pertama kalinya ada di Bali dan ada yang mempelopori. Tentunya, ini menjadikan yang lainnya juga ingin mengikuti hal tersebut dan sejak adanya foto tersebut di sosmed, banyak juga yang nanya ke kita (Kantor BEI Bali, red) tentang hal ini. Kami tentunya senang karena ini artinya masyarakat telah melek dan aware dengan investasi,” terang I Gusti Agus Andiyasa kepada Tribun Bali, Senin 17 Mei 2021.

Baca juga: Pertama di Bali, Kisah Pasangan Made Andika & Tania Gunakan 20 Lot Saham untuk Seserahan Menikah

Menurutnya, hal tersebut juga dipengaruhi oleh perkembangan zaman yang di mana semakin banyak orang yang aware akan investasi sehingga terinspirasi untuk menjadikan saham sebagai seserahan dalam pernikahan.

“Saya pikir ini bagus sekali karena dulunya kan emas yang paling sering dijadikan seserahan mengingat zaman dulu emas adalah investasi yang paling familiar,” jelasnya.

I Gusti Agus Andiyasa menilai bahwa kedepannya tidak menutup kemungkinan selain dijadikan sebagai seserahan dalam pernikahan, saham pun dapat dijadikan sebagai ungkapan rasa sayang yang diperuntukkan kepada keluarga, orang terkasih hingga sahabat.

“Saya yakin ini akan menjadi trend dan bahkan sebelum adanya foto tersebut di sosial media, pertumbuhan investor Bali sangat bertumbuh pesat. Di tahun 2021 ini saja selama empat bulan perkembangannya luar biasa dan lebih besar dibandingkan 2020 dari bulan ke bulan. Minat masyarakat juga semakin tinggi walaupun jenis investasi lainnya sedang banyak yang hype,” ungkapnya.

Menurutnya, per April 2021, jumlah investor pasar modal secara keseluruhan (saham, obligasi, reksadana dan produk turunannya) di Bali sebanyak 105.459 investor atau bertumbuh sebesar 26,842 investor baru atau 34 persen dari tahun sebelumnya (YTD).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved