Berita Tabanan

UPDATE: Polisi Periksa Saksi-saksi pada Kasus Dugaan Persetubuhan Gadis 12 Tahun di Tabanan

Dugaan pencabulan yang dilakukan oleh terduga pelaku I Wayan N (30) ini masih dilakukan pemeriksan saksi-saksi.

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur. UPDATE: Polisi Periksa Saksi Kasus Dugaan Pencabulan Gadis 12 Tahun 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pihak kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus persetubuhan yang dialami korban gadis usia 12 tahun di Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan.

Dugaan pencabulan yang dilakukan oleh terduga pelaku I Wayan N (30) ini masih dilakukan pemeriksan saksi-saksi.

Disisi lain, informasi di lapangan menyebutkan terduga pelaku memiliki hubungan keluarga dengan korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini.

terduga pelaku I Wayan N ini disebut merupakan paman dari korban atau ipar dari ayah korban.

Baca juga: Rencana Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Tabanan, Bisa Pangkas Waktu Tempuh 1,5 Jam

Mereka tak tinggal serumah, namun masih dalam satu lingkup banjar.

"Masih hubungan keluarga antara korban dengan pelaku ini," kata sumber di lapangan, Senin 17 Mei 2021.

Dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus, Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Aji Yoga Sekar menyatakan proses pelaporan sudah dilakukan dan saat ini masih melakukan pemeriksaan keterangan beberapa saksi.

Namun untuk keterangan korban masih belum bisa dilakukan.

"Kami masih lakukan penyelidikan," katanya singkat.

Sebelumnya, Polsek Selemadeg Barat telah melimpahkan kasus persetubuhan anak di bawah umur ke Satreskrim Polres Tabanan, Minggu 16 Mei 2021.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim.

Kaposlek Selemadeg Barat, AKP I Gusti Lanang Jelantik menyatakan, pihaknya kini sedang melakukan pendampingan korban terlait proses visum ke rumah sakit.

Kemudian untuk kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Tabanan.

"Kita sudah lakukan pendampingan korban untuk visum dan kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA untuk penanganan selanjutnya," ujar AKP Lanang Jelantik.

Baca juga: UPDATE: Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Dibawah Umur Dilimpahkan ke Unit PPA Polres Tabanan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Aji Yoga Sekar masih enggan berkomentar banyak terkait kasus tersebut.

Ia hanya mengatakan masih menunggu laporan kasus persetubuhan tersebut ke Polres Tabanan.

"Kami masih menunggu laporannya," singkat AKP Yoga Sekar.

Artikel lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved