Breaking News:

Berita Gianyar

Terkendala Bahan Kemasan, Produksi Air Minum Gianyar Belum Maksimal

Gianyar Mineral Water atau air minum milik Kabupaten Gianyar, hingga saat ini masih susah ditemukan di masyarakat.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Gianyar mineral water atau perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) milik Pemkab Gianyar di Desa Bukian, Payangan, Gianyar, Bali, Kamis 25 Februari 2021. 

Cup 500ml menggunakan botol kaca, Rp 212.500 per dus.

Cup 19 liter, Rp 17 ribu per galon.

Dirut Perumda Tirta Sanjiwani, Made Sastra Kencana membenarkan hal tersebut.

Terkait produksi, saat ini pihaknya belum bisa memproduksi secara maksimal, dikarenakan bahan baku pembuatan kemasan didatangkan dari Jawa.

"Masuknya logistik ke Bali tidak ada kendala, hanya dikarenakan masih suasana hari raya Idul Fitri, sehingga masih banyak pekerja pengiriman yang libur," ujarnya.

Selain itu, saat ini pihaknya juga masih melalukan proses pelabelan.

Dimana proses pelabelan yang nantinya diisi nomer BPOM, akan memakan waktu sekitar 1,5 bulan.

"Kita masih terus bekerja, supaya Be Gianyar segera beredar di masyarakat," tandasnya. 

Pembangunan Pabrik Gianyar Mineral Water Milik Pemerintah Sudah Memasuki Tahap 80 Persen

Direktur Umum Perumda Gianyar, Ni Ketut Dewi Mahitri mengatakan, pihaknya selaku perusahaan milik Pemkab Gianyar yang bertugas memasarkan Be Gianyar ini, untuk persoalan pemasaran tidak ada masalah.

Kata dia, sudah banyak pihak yang melakukan pemesanan dan mengajukan proposal sebagai distributor di masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved