Breaking News:

Berita Bali

Peniadaan Mudik Berakhir, Pergerakan Penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Meningkat Signifikan

HARI pertama berakhirnya masa pembatasan transportasi orang pada masa peniadaan mudik Lebaran 1442H

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana terminal kedatangan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Selasa 18 Mei 2021.- Peniadaan Mudik Berakhir, Pergerakan Penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Meningkat Signifikan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - HARI pertama berakhirnya masa pembatasan transportasi orang pada masa peniadaan mudik Lebaran 1442H (18 Mei 2021), pergerakan penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali langsung meningkat signifikan, Selasa 18 Mei 2021.

Hasil pantauan Tribun Bali, di terminal keberangkatan dan kedatangan domestik Bandara tersibuk ketiga di Indonesia ini, penumpang tak henti-hentinya hilir mudik.

Jauh lebih ramai jika dibandingkan saat pembatasan transportasi orang pada masa peniadaan mudik Lebaran 1442 H pada 6-17 Mei.

"Di hari pertama setelah masa peniadaan mudik atau hari ini (kemarin, Red), prediksi jumlah penumpang kedatangan dan keberangkatan itu sebanyak 14.612 orang. Sebanyak 7.857 penumpang di kedatangan domestik dan 6.755 penumpang keberangkatan," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Selasa.

Baca juga: Arus Balik ke Bali Padat, 1.900 Orang Masuk-Keluar Gilimanuk

Dan untuk jumlah penerbangan pesawat diprediksi mencapai 120 flight baik take-off maupun landing.

Jika dibandingkan dengan hari-hari saat masa pembatasan transportasi orang pada masa peniadaan mudik Lebaran 1442 H, jumlah prediksi ini meningkat cukup signifikan.

"Kalau dibandingkan dengan masa larangan mudik untuk hariannya itu, prediksi hari ini naik mencapai 140 persen. Hal ini mungkin karena persyaratan perjalanan tidak perlu menunjukkan surat dinas maupun surat tugas maupun surat keterangan yang masuk dalam penumpang pengecualian, tetapi pengetatan hanya pada dokumen kesehatan saja," jelasnya.

Menurutnya, mungkin dalam masa pengetatan pasca mudik (18-24 Mei 2021) yang tidak perlu membawa surat perjalanan dinas atau surat tugas, maupun surat izin keluar masuk membuat Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) melakukan perjalanan mulai kemarin.

Sementara untuk trafik pergerakan penumpang domestik selama 12 hari terakhir (masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021) di Bandara Ngurah Rai tercatat 12.896 penumpang dan 204 flight.

“Sebagai salah satu pintu gerbang masuk dan keluar Pulau Bali menggunakan moda transportasi udara, dalam mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran Covid-19 kami telah melakukan pembatasan penerbangan selama masa peniadaan mudik. Hanya yang memiliki kepentingan khusus seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka dan ibu hamil yang diperbolehkan,” kata GM Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry AY Sikado, Selasa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved