Berita Klungkung

Digencarkan Sejak Tahun 2019, 11 Desa Adat di Klungkung Daratan Belum Dapat Wifi Gratis

Belum semua desa adat di Klungkung mendapatkan layanan wifi gratis. Dari 122 desa adat di Klungkung, hingga saat ini ada 11 desa adat

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kadiskominfo Klungkung I Wayan Parna - Digencarkan Sejak Tahun 2019, 11 Desa Adat di Klungkung Daratan Belum Dapat Wifi Gratis 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG -  Belum semua desa adat di Klungkung mendapatkan layanan wifi gratis.

Dari 122 desa adat di Klungkung, hingga saat ini ada 11 desa adat yang belum menikmati wifi gratis.

Padahal program ini sudah digencarkan Pemprov Bali sejak tahun 2019 lalu, hingga pengelolaan program ini dilimpahkan ke masing-masing kabupaten pada tahun 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Klungkung I Wayan Parna menyampaikan, 11 desa adat yang belum terpasang wifi gratis semuanya di Klungkung daratan.

Baca juga: Soal Santunan Kematian di Klungkung Kehabisan Anggaran, Bupati Suwirta:Dibayar di Anggaran Perubahan

Sementara di Kecamatan Nusa Penida, semua desa adat sudah terpasang wifi.

Tunggakan itu justru tersebar di wilayah dararan, yang dianggap tidak kesulitan jaringan internet.

" Kalau di Kecamatan Nusa Penida sudah semua (terpasang wifi di desa adat)," jelas Parna, Rabu 19 Mei 2021.

Pihaknya lalu merinci 11 desa adat yang belum terpasang wifi, paling banyak di Kecamatan Klungkung yakni, Desa Adat Selisihan, Desa Adat Apet, Desa Adat Tabu, Desa Adat Payungan, Desa Adat Tangkedan, Desa Adat Jumpai, Desa Adat Bajing, Desa Adat Tangkas.

Lalu desa adat di Kecamatan Banjarangkan yakni, Desa Adat Koripan Tengah, Desa Adat Penasan. Serta desa adat di Kecamatan Dawan yakni Desa Adat Sulang. 

Baca juga: Bale Piasan Pura Pasek Gelgel Songan Klungkung Terbakar, Diduga Karena Api Dupa yang Jatuh ke Tikar

 “Biar tidak salah persepsi, tahun 2019 pemeritnah provinsi yang ambil, kemudian dipasangi. Tahun 2020 BKK (bantuan keuangan khusus) dilimpahkan ke kabupaten."

"Kita petakan terutama di Kecamatan Nusa Penida."

"Semua provider kita tanya mampu atau tidak melakukan pemasangan di Nusa Penida, dengan asumsi kalau di Nusa Penida bisa, di darat tidak ada masalah."

"Setelah kita fokus di Nusa Penida, ternyata di  daratan ada 11 desa adat yang belum terpasang yang sempat dikelola provinsi,” ujar Wayan Parna.

Baca juga: Belum Bisa Jalan Pasca Operasi Patah Tulang, Pelaku Pencurian Sesari di Klungkung Ini Belum Ditahan

Menurut Parna, karena kondisi geografirsnya, secara teknis pemasangan layanan wifi di 11 desa tersebut tidak bisa dilakukan menggunakan kabel optik.

Sehingga harus memanfaatkan gelombang radio, yang sebelumnya tidak tertuang dalam petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis. 

Namun pasca perubahan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis, pemasangan wifi di 11 desa adat itu bisa dilanjutkan tahun ini, dan ditarget rampung pertengahan bulan.

" Target kami seluruh desa adat terlayani wifi pertengahan tahun ini," harapanya. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved