Breaking News:

Berita Gianyar

Masuki Musim Bertani, Jumlah Traktor di Gianyar Belum Memadai

Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar terus menggenjot pemenuhan alat mesin pertanian (alsintan) atau traktor pada seluruh subak basah dan kering

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
dok
ilustrasi Lahan pertanian di Kecamatan Tegalalang, Gianyar - Masuki Musim Bertani, Jumlah Traktor di Gianyar Belum Memadai 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pandemi covid-19 yang merusak perekonomian segala lini, menyebabkan banyak masyarakat yang kini beralih ke pertanian untuk bertahan hidup.

Di Kabupaten Gianyar, pertanian yang banyak digeluti adalah pertanian padi.

Namun animo tersebut tak dibarengi dengan fasilitas, terutama traktor.

Sebab, jumlah traktor di kabupaten Gianyar relatif terbatas.

Baca juga: Tak Bisa Lagi Andalkan Pariwisata, DLH Gianyar Targetkan Pemasukan dari Iuran Sampah Rp 2 Miliar

Hanya saja, kondisi tersebut belum diketahui secara umum oleh masyarakat.

Pasalnya, perhatian mereka selama ini sangat minim terhadap pertanian, akibat gemerincing dolar yang dulu relatif mudah dicari.

Meski demikian, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar terus menggenjot pemenuhan alat mesin pertanian (alsintan) atau traktor pada seluruh subak basah dan kering.

Saat ini, secara keseluruhan dari 500 subak yang ada di Gianyar, sekitar 30 persen subak belum memiliki traktor yang memadai.

Kabid Sarana dan Sarana Pertanian, Distasnak Gianyar, Nyoman Tri Budi Hartanto, Kamis 20 Mei 2021 mengatakan, pada tahun 2020 lalu, Kementerian Pertanian menggelontor bantuan alsintan ke Gianyar. 

Meliputi traktor roda 2 sebanyak 16 unit, kultivator 9 unit, pompa air 4 unit dan hand sprayer 15 unit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved