Breaking News:

Berita Jembrana

Nelayan Pebuahan Jembrana Kebingungan Tak Bisa Beli Solar Subsidi

Nelayan Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, saat ini kebingungan. Pasalnya, pasokan bahan bakar berupa solar

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Muhammad Ali saat berada di kantor Bupati saya ditemui wartawan mengeluhkan tidak dapat membeli solar subsidi di SPBU, Kamis 20 Mei 2021. 

Padahal, saat ini sedang musim ikan.

Di mana nelayan kecil biasanya akan memancing ke tengah laut untuk mendapat ikan lebih, sebagai pendapatan untuk kebutuhan dapur.

“Ya ini beli di Banyubiru gak bisa, ke Melaya juga gak bisa. Makanya ke sini mau tanya kenapa kok sekarang gak bisa beli. Ditolak sama SPBU-nya,” ungkapnya.

Baca juga: Balap Liar di Pantai Pebuahan Jembrana, Satu Anak yang Berupaya Kabur Nyaris Tabrak Polisi

Ali menyebut, kebutuhan nelayan kecil yang tidak menggunakan alat tangkap ikan besar atau hanya memancing, untuk bahan sekitar 20 liter.

Kebutuhan itu untuk pulang-pergi.

Sedangkan harga satu liter solar subsidi sekitar Rp6 ribu. Untuk tangkapan ikan nelayan kecil saat ini biasanya untuk ikan tongkol dan layang.

“Palaing tidak Rp200 ribu itu seharian di laut kami dapat,” bebernya. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved