Breaking News:

Berita Klungkung

Sembilan Ruas Jalan Kabupaten di Klungkung  Belum Tertangani

Pemkab Klungkung sejak beberapa tahun lalu, memprioritaskan penuntasan pembangunan infrastruktur jalan.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Perbaikan ruas jalan di Nusa Penida belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung sejak beberapa tahun lalu, memprioritaskan penuntasan pembangunan infrastruktur jalan.

Hanya saja sampai saat ini masih ada 9 ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten Klungkung yang belum tergarap.

Semua ruas jalan itu terletak di Nusa Penida.

Kabid Bina Marga Dinas PU, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klungkung, I Gede Merta Jaya menjelaskan, total ruas jalan di Klungkung yang menjadi kewenangan kabupaten sebanyak 299 ruas jalan, dengan panjang 453 kilometer.

Dari 9 ruas jalan yang belum tertangani itu, semuanya ada di Kecamatan Nusa Penida, yakni ruas jalan Desa Batukandik-Guyangan, Behu-Desa Bungamekar, sisa ruas jalan Kutapang-Maos (Desa Batununggul), Mentigi-Geria Tengah, ruas jalan Penagkidan-Pasih Uug, ruas jalan Jurang Batu, Desa Pejukutan-Gepuh, Pertigaan Banjar Bingin-Desa Batukandik, Paku-Pertigaan Banjar Bingin.  

" Ruas jalan yang belum tertangani itu kondisinya ada yang rusak ringan, sedang sampai rusak berat,” ujar Merta Jaya.

Digencarkan Sejak Tahun 2019, 11 Desa Adat di Klungkung Daratan Belum Dapat Wifi Gratis

Program Santunan Kematian di Klungkung Dihentikan Sementara Karena Anggaran Habis

Belum Bisa Jalan Pasca Operasi Patah Tulang, Pelaku Pencurian Sesari di Klungkung Ini Belum Ditahan

Sementara penanganan infrastruktur jalan di Klungkung dalam setahun terakhir, juga terkendala refocusing anggaran.

Tahun 2020 lalu, Dinas PU hanya menerima 1 paket pengerjaan jalan melalui DAK (Dana Alokasi Khusus).

Jalan yang ditangani merupakan ruas jalan Desa Tanglad dan Wates sepanjang 2 kilometer, dengan nilai mencapai Rp2,9 miliar.

“Kita ketahui saat ini masih dalam kondisi pandemi, anggaran baik di pusat maupun di daerah masih focus untuk penanganan Covid-19. Jika DAK (dana alokasi khusus) tahun depan bisa lebih besar dan tidak ada kendala, tahun 2022 semua (jalan) bisa tertangani,” harapnya. 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved