Breaking News:

Berita Bali

Ditangkap Edarkan Sabu dan Ekstasi di Tuban Badung, Aldino Belum Menerima Dihukum 10 Tahun Penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan putusan pidana penjara selama 10 tahun terhadap terdakwa Aldino Fredi Purnomo

Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Putu Candra
Aldino saat menjalani sidang putusan secara daring dari Lapas Kerobokan. Residivis narkotik ini dihukum 10 tahun penjara karena kembali terlibat kasus serupa - Ditangkap Edarkan Sabu dan Ekstasi di Tuban Badung, Aldino Belum Menerima Dihukum 10 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan putusan pidana penjara selama 10 tahun terhadap terdakwa Aldino Fredi Purnomo (36).

Aldino dihukum karena kembali terlibat peredaran narkotik.

Ia pernah mendekam di penjara selama 4 tahun, karena kasus serupa.

Keluar dari penjara bukannya kapok justru Aldino kian nekat kembali menekuni bisnis terlarang tersebut.

Baca juga: Edarkan Sabu di Seputaran Denpasar, Anang Menerima Diganjar 8 Tahun Penjara

Diketahui Aldino ditangkap petugas kepolisian di kamar hotel seputaran Tuban, Badung, Bali, dengan barang bukti narkotik berupa 31 butir ekstasi seberat 11,61 gram netto dan paket sabu seberat 3,13 gram netto.

"Aldino divonis 10 tahun, denda 1 miliar subsidair 4 bulan penjara. Pembacaan amar putusan dilaksanakan secara daring," terang Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat 21 Mei 2021.

Terhadap putusan itu, terdakwa Aldino belum bersikap menerima atau mengajukan banding.

"Terdakwa masih pikir-pikir," ungkap pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini.

Hal sedana juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanggapi putusan itu.

Sebelumnya JPU menuntut Aldino dengan pidana penjara selama 12 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved