Breaking News:

Israel

BREAKING NEWS: Israel dan Palestina Setuju Gencatan Senjata Mulai Hari Ini

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan kedua belah pihak setuju gencatan senjata akan dimulai dalam waktu kurang dari dua jam.

Editor: DionDBPutra
MOHAMMED ABED / AFP
Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika yang lain mengibarkan tanda V untuk kemenangan saat mereka merayakan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir antara Israel dan dua kelompok bersenjata utama Palestina di Gaza pada 20 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON - Israel dan milisi Hamas Palestina akhirnya setuju untuk gencatan senjata atau menghentikan tembakan yang melintasi perbatasan Jalur Gaza mulai Jumat 21 Mei 2021.

Keputusan tersebut melegakan banyak pihak yang sejak pekan lalu mendorong agar kedua kubu segera mengakhiri pertempuran sengit yang telah menelan korban jiwa ratusan orang, ribuan luka-luka. Korban materi pun tak sedikit.

Seperti diwartakan Reuters, Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kabinet keamanannya telah memilih dengan suara bulat untuk mendukung gencatan senjata Gaza "timbal balik dan tanpa syarat" yang diusulkan oleh Mesir. Akan tetapi dia menambahkan bahwa waktu pelaksanaan belum disepakati.

Baca juga: Sebut Serangan Roket Hamas Tak Pandang Bulu, Joe Biden Dukung Israel Lakukan Gencatan Senjata

Baca juga: Tak Mau Menyerah, Hamas Ancam Israel Dengan Roket Balas Dendam di Tel Aviv

Pihak Hamas dan Mesir mengatakan gencatan senjata akan dimulai pada pukul 2 pagi (23.00 GMT Kamis), setelah 11 hari terjadi perang antara Israel-Palestina sejak 10 Mei 2021.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada pukul 22.00 GMT, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan kedua belah pihak setuju gencatan senjata akan dimulai dalam waktu kurang dari dua jam.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran global karena pertumpahan darah, Biden telah mendesak Netanyahu untuk mengupayakan de-eskalasi. Sementara, Mesir, Qatar, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berusaha menengahi.

Menyampaikan belasungkawa kepada warga Israel dan Palestina yang berduka, Presiden Joe Biden mengatakan Washington akan bekerja dengan PBB dan pemangku kepentingan internasional lainnya untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang cepat untuk rekonstruksi Gaza yang dikuasai Hamas.

Dia mengatakan bantuan akan dikoordinasikan dengan Otoritas Palestina dengan syarat tidak mengizinkan Hamas untuk mengisi kembali persenjataan militernya.

Amerika Serikat juga berkomitmen untuk menambah pencegat senjata Iron Dome yang membantu Israel menangkis lebih dari 4.300 roket yang ditembakkan dari Gaza selama konflik bulan ini.

Hamas mengatakan gencatan senjata akan saling menguntungkan dan simultan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved