Breaking News:

Israel

Para Pemimpin Dunia Menyambut Gembira Gencatan Senjata Israel-Hamas

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres memberikan tanggapan atas peristiwa terbaru ini.

Editor: DionDBPutra
MOHAMMED ABED / AFP
Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika yang lain mengibarkan tanda V untuk kemenangan saat mereka merayakan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir antara Israel dan dua kelompok bersenjata utama Palestina di Gaza pada 20 Mei 2021. 

Utusan Perdamaian Timur Tengah PBB, Tor Wennesland menyabut gencatan senjata antara Hamas dan Israel serta menyampaikan belasungkawa untuk para korban.

"Saya menyambut gencatan senjata antara #Gaza & #Israel. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada para korban kekerasan & orang yang mereka cintai. Saya memuji #Egypt & #Qatar atas upaya yang dilakukan, dalam hubungan dekat dengan @UN, untuk membantu memulihkan ketenangan. Pekerjaan membangun #Palestine dapat dimulai. "

Duta Desar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield mengatakan setelah deklarasi gencatan senjata, dunia harus fokus pada perdamaian yang bisa bertahan lama.

"Sekarang, kita harus mengalihkan fokus kita untuk membuat kemajuan yang lebih nyata menuju perdamaian yang tahan lama. Dan kita harus bekerja sama untuk mengatasi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak di lapangan, yang terutama - sebenarnya secara signifikan - sangat besar di Gaza. "

Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab juga turut memberikan tanggapan atas gencatan senjata yang telah disepakati Israel-Hamas.

"Selamat datang berita tentang gencatan senjata di Israel dan Gaza. Semua pihak harus bekerja untuk membuat gencatan senjata tahan lama dan mengakhiri siklus kekerasan yang tidak dapat diterima dan hilangnya nyawa warga sipil. Inggris terus mendukung upaya untuk mewujudkan perdamaian," kata Dominic Raab.

Penghentian Permusuhan

Dikutip dari Britannica.com, gencatan senjata sendiri memiliki arti adanya kesepakatan untuk penghentian permusuhan. Gencatan senjata juga memiliki arti bahwa kedua belah pihak yang berseteru setuju mengentikan seluruh permusuhan dan peperangan yang terjadi.

Dengan begitu pihak-pihak yang berkonflik juga berhenti melakukan tindakan agresif melawan pihak musuh.

Perjanjian gencatan senjata dapat berupa penghentian sebagian atau permusuhan untuk sementara — disebut gencatan senjata lokal — yang dibuat untuk berbagai tujuan khusus, seperti mengumpulkan para korban.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved